oleh

Investor Pakistan Lirik Kapuk Wongsorejo, Peluang Emas Ekonomi Lokal Banyuwangi Menguat

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Angin segar bagi sektor perkebunan kapuk di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Perusahaan tekstil asal Pakistan, Saya Group Pakistan Company, mulai menjajaki peluang kerja sama dengan sejumlah pengelola lahan kapuk di wilayah tersebut.

Tiga perusahaan lokal yang menjadi bagian dari penjajakan ini di antaranya PT. ACN, PT. Guntur, dan PT. Wongsorejo. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan buah kapuk sebagai bahan baku industri tekstil sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Perwakilan perusahaan, Ammar Maqsood Saya, menyampaikan bahwa kunjungannya ke Wongsorejo bertujuan untuk melihat langsung potensi dan peluang kerja sama dalam pengolahan kapuk. Melalui Business Consultant-nya, Farah Qoonita, pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan selama dua hari terakhir.

“Kami dijembatani oleh Pemerintah Kecamatan Wongsorejo untuk bertemu dan berkomunikasi dengan para pihak yang berpotensi diajak bekerja sama, khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan buah kapuk,” ujar Farah, Sabtu (4/4/2026).

Farah menambahkan, hasil dari penjajakan ini akan dibahas lebih lanjut bersama jajaran pimpinan perusahaan di Jakarta. Jika disetujui, kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga menyentuh tanggung jawab sosial perusahaan.

“Hasil diskusi ini akan kami rapatkan dengan pimpinan. Jika disepakati, kami akan menjalankan beberapa program seperti sertifikasi hijau, pemberian CSR, serta prioritas bagi masyarakat sekitar, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun sektor lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Wongsorejo, Mohammad Mahfud, mewakili Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, menyambut positif rencana investasi tersebut. Ia menilai kerja sama ini berpotensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja dan program sosial perusahaan.

“Kami sangat menyambut baik rencana investasi dari perusahaan Pakistan ini. Selain membuka lapangan kerja, juga ada komitmen CSR bagi masyarakat. Termasuk upaya penghijauan kembali serta edukasi yang berdampak pada peningkatan ekonomi sosial warga,” ungkap Mahfud.

Rencana kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal kebangkitan komoditas kapuk di Wongsorejo sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai daerah potensial dalam industri berbasis sumber daya alam.

(Venus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *