Banyuwangi, Jurnalnews.com – Pondok Pesantren Al Imaratul Mustaqimah Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, menggelar Daurah Tajhizul Janaiz atau pendidikan dan pelatihan (diklat) pengurusan jenazah yang berlangsung selama enam hari, mulai 27 Juni hingga 2 Juli 2026, bertempat di Aula Pondok Pesantren Al Imaratul Mustaqimah.
Kegiatan ini dibuka untuk peserta putra dan putri dengan sistem praktik yang dipisahkan. Selama pelatihan, peserta akan memperoleh pembekalan teori sekaligus praktik mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
Materi yang disampaikan meliputi pengantar fiqih jenazah, tata cara memandikan jenazah, mengkafani jenazah, pelaksanaan shalat jenazah, hingga tata cara pemakaman dan adab berziarah kubur.
Selain penyampaian materi interaktif, peserta juga mengikuti sesi tanya jawab, simulasi praktik, diskusi studi kasus, serta evaluasi melalui pre test dan post test.
Wakil Pengasuh II Pondok pesantren Al Imaratul Mustaqimah, Abdullah Baidla’i, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman santri tentang kewajiban fardu kifayah dalam mengurus jenazah sekaligus melahirkan kader-kader yang siap mengamalkan dan mengajarkan ilmu tersebut di lingkungan masing-masing.
“Daurah Tajhizul Janaiz” mengusung tema “Belajar, Memahami, Mengamalkan, Mengajarkan” dengan harapan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktik sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat ketika dibutuhkan, “ Ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Pondok Pesantren Al Imaratul Mustaqimah berkomitmen menanamkan nilai kepedulian sosial, memperkuat pemahaman fiqih jenazah, serta menyiapkan generasi yang mampu menjalankan pengurusan jenazah sesuai sunnah Rasulullah SAW. (Venus).


Komentar