Banyuwangi, Jurnalnews.com – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir ditunjukkan oleh belasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui aksi sosial bersih-bersih Pantai Kalitopo, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jumat (10/7/2026) pagi.
Kegiatan tersebut melibatkan 15 mahasiswa KKN UGM yang berkolaborasi bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Kalitopo. Mereka memungut sampah yang berserakan di sepanjang pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan keberlanjutan destinasi wisata yang sedang dirintis tersebut.
Koordinator KKN UGM, Isham, mengatakan aksi bersih pantai merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli dalam menjaga kebersihan.
“Kalau kita lihat di sini, keadaannya sangat-sangat kotor. Kita tidak bisa pungkiri bahwa dalam pariwisata, hal pertama yang dilihat pengunjung adalah kebersihannya. Karena itu kami mengimbau masyarakat yang berada di wilayah hulu agar tidak membuang sampah ke sungai, sebab dampaknya akan terbawa hingga ke hilir dan mengotori kawasan pesisir pantai,” ujarnya.
Isham menegaskan, kebiasaan membuang sampah ke sungai bukanlah solusi karena sampah tidak akan hilang begitu saja, melainkan terbawa arus hingga mencemari pantai.
“Jangan berpikir yang penting lingkungan sekitar rumah bersih lalu seenaknya membuang sampah ke sungai. Sampah itu akhirnya akan berdampak kepada masyarakat pesisir. Di Pantai Kalitopo ini ada nelayan dan Pokdarwis yang menggantungkan mata pencaharian dari laut dan sektor pariwisata. Karena itu menjaga kebersihan sungai dan pantai adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ariella, mahasiswi Fakultas Pertanian UGM, mengaku prihatin melihat banyaknya sampah yang mencemari Pantai Kalitopo.
“Pantai yang secantik ini sangat disayangkan harus dipenuhi sampah yang sebenarnya berasal dari aktivitas kita sendiri. Melalui kegiatan KKN UGM ini kami berharap kondisi Pantai Kalitopo bisa semakin bersih dan sampah-sampah seperti ini tidak kembali lagi. Harapannya masyarakat juga semakin bijak dalam membuang sampah sehingga pantai tetap bersih dan tidak tercemar,” tegas Ariella.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UGM berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai dan pantai terus meningkat. Dengan lingkungan yang bersih, Pantai Kalitopo diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan Pokdarwis setempat. (Venus).


Komentar