oleh

Kolaborasi BPVP Banyuwangi dan Lintang Akademi, Digitalisasikan UMKM Banyuwangi

BPVP (Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas) Banyuwangi berkolaborasi dengan Lintang Akademi secara resmi membuka sebuah program pelatihan kerja yang sangat penting pada hari Senin, 13 Juli 2026 di TBM Elit Rogojampi.

Mereka melaksanakan Pelatihan Tailor Made Training (TMT) dengan fokus utama pada Program Pelatihan Pemasaran Digital bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan edukatif ini berlangsung pada tanggal 13 -20 Juli tahun 2026. Pelatihan intensif ini dilaksanakan dengan total durasi pelajaran sebanyak 40 Jam Pelajaran.

Pelatihan berbasis teknologi ini diikuti oleh sebanyak 17 orang peserta yang tampak sangat antusias selama belajar. Selama proses belajar berlangsung para peserta mendapatkan pendampingan penuh dari tim instruktur berpengalaman. Para pengajar memberikan bimbingan teknis secara perlahan agar materi yang sulit bisa dipahami dengan sangat mudah. Pendekatan personal ini membuat peserta yang awalnya awam teknologi menjadi lebih percaya diri mengoperasikan perangkat digital.
“Bagaimana yang sudah mau ke era digital lebih kreatif konsep dan berbasis data untuk mendukung kontennya sesuai mimpinya! ” tutur Tutor Affandi Maulana, SS yang sedang menjalani S2 di Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Ketua Perkumpulan Komunitas Gotong Royong Empat Puluh lima, Aguk Wahyu Nuryadi, berharap ilmu yang didapat bisa meningkatkan usaha UMKMnya, yang dari lembaga pendidikan PAUD hingga PKBM bisa tambah peserta didik.
“Kami yakin peserta kian sejahtera dengan meningkat kesejahteraannya serta bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat, ” tambah Bung Aguk yang juga pengurus Forum Banyuwangi Sehat ini seraya sebut event berikutnya diklat Membuat Roti dan Kue Kering di Kedai Makmoer bersama Senyum Agmadina yang membuka peserta buat kaum disabilitas yang didampingi Yayasan Aura Lentera secara manusiawi inklusif dengan hadirkan narasumber koki yang juga difabel karena kecelakaan saat jadi narasumber 2 tahun lalu.

“Prinsipnya kami siap sinergi dan kolaborasi dengan lintas pemangku kepentingan
untuk kesejahteraan dan kebahagiaan warga Blambangan, ” ungkap Pimpinan BPVP Eko Wahyu Prasetyo.

wujud nyata dari sinergi yang harmonis antara pihak lembaga vokasi dan juga Lintang Akademi. Kerja sama lintas instansi ini berfokus penuh pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia di era modern. Sektor pemasaran digital dipilih karena memiliki potensi yang sangat besar untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat bawah. Selain itu program strategis ini dirancang untuk mendukung penuh program pengentasan kemiskinan di Banyuwangi. Pemerintah daerah berupaya keras meningkatkan keterampilan kerja, produktivitas, serta daya saing masyarakat melalui jalur pendidikan gratis. Dengan memiliki keahlian yang relevan peserta memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki taraf hidup mereka. Pendekatan sosial yang inklusif ini memastikan bantuan pendidikan menyentuh langsung kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Melalui program pelatihan ini para peserta diharapkan mampu memahami berbagai macam strategi pemasaran digital secara mendalam. Mereka diajarkan cara mengoptimalkan penggunaan media sosial serta berbagai platform digital untuk keperluan bisnis yang menguntungkan. Selanjutnya keterampilan praktis tersebut dapat langsung diterapkan untuk mendukung pengembangan usaha mikro. Peluang kerja baru juga terbuka lebar bagi para pemuda lulusan pelatihan ini di sektor industri kreatif. Kemandirian ekonomi akan memperkuat ketahanan ekonomi daerah secara keseluruhan dan berkelanjutan. Penguasaan teknologi ini menjadi modal utama warga dalam membangun ekosistem digital yang maju.(Qurrota A’Yunin/AWN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *