Banyuwangi, Jurnalnews.com – Pantai Kalitopo di Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, kembali menjadi perhatian. Sabtu (1/8/2026), puluhan bibit mangrove dan kelapa genjah ditanam dalam kegiatan kolaborasi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM), alumni KAGAMA, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), kelompok nelayan, serta masyarakat setempat.
Istimewanya, kegiatan penghijauan pesisir tersebut juga mendapat liputan langsung dari sejumlah media nasional. Tim Humas UGM bersama Forum Wartawan Kampus Universitas Gadjah Mada mengajak jurnalis dari berbagai media, di antaranya Kompas TV, tvOne, CNN Indonesia TV, TVRI, MNC TV, Suara.com, dan Kumparan untuk mendokumentasikan pengabdian mahasiswa di Banyuwangi.
Setiap tahun UGM mengirim ribuan mahasiswa KKN ke berbagai daerah di Indonesia. Pada tahun 2026, program KKN menjangkau hampir 32 provinsi, dan Banyuwangi menjadi salah satu daerah dengan jumlah lokasi KKN yang cukup banyak.
Afif Jundy Maulana, selaku PIC Program Penanaman Mangrove KKN- UGM, menjelaskan bahwa penghijauan di Pantai Kalitopo merupakan hasil kolaborasi antara tim KKN UGM, Pokdarwis Pantai Kalitopo, serta dukungan bibit dari Kementerian Kehutanan.
Menurutnya, program tersebut menanam mangrove jenis bakau hitam dan kelapa genjah dengan tujuan memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mendukung pengembangan ekowisata.
“Untuk mangrove kami menggunakan dua metode, yakni penanaman langsung dan metode inkubasi menggunakan keranjang. Teknik ini dipilih karena kondisi pantai yang berpasir dengan ombak cukup tinggi, sehingga bibit memiliki peluang hidup lebih besar. Target kami bukan hanya menanam sebanyak mungkin, tetapi memastikan sebanyak mungkin tanaman bisa bertahan hidup,” jelas Afif.
Selain menjaga lingkungan pesisir, penanaman kelapa genjah di daratan pantai diharapkan mampu menciptakan kawasan yang lebih teduh, nyaman, indah, serta meningkatkan daya tarik wisata Pantai Kalitopo yang saat ini masih terus berkembang sebagai destinasi ekowisata.
Founder Wisata Pantai Kalitopo, Eko Setiawan, mengaku bangga dan bersyukur atas kehadiran mahasiswa UGM yang selama menjalankan KKN telah banyak memberikan pendampingan kepada masyarakat.
“Kami merintis wisata ini dengan konsep wisata edukasi, sehingga selain berwisata, pengunjung juga bisa belajar mengenai lingkungan pesisir. Kehadiran adik-adik UGM memberikan semangat baru bagi kami. Mereka tidak hanya memberi ide, tetapi juga bekerja langsung bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sehingga Pantai Kalitopo semakin berkembang sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan konservasi lingkungan.
“Kami merasa memiliki keluarga baru. Terima kasih kepada UGM yang telah memilih daerah kami sebagai lokasi KKN. Semoga hubungan baik ini terus berlanjut dan membawa manfaat besar bagi masyarakat maupun kelestarian Pantai Kalitopo,” pungkasnya. (Venus).


Komentar