Banyuwangi, Jurnalnews.com – Pertandingan Grand Final Open Tournament Karang Taruna Alasbuluh Cup I benar-benar menyajikan drama yang menegangkan. Setelah melalui laga sengit, Wongsotuwo FC akhirnya keluar sebagai juara pertama usai menaklukkan tuan rumah All Star Alasbuluh dengan skor 5-4 melalui adu penalti, pada Rabu sore (5/8/2026).
Ratusan penonton dari berbagai daerah memadati Lapangan Cempaka Putih, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, untuk menyaksikan partai puncak yang berlangsung penuh tensi. Sorak sorai suporter menggema sepanjang pertandingan hingga adu penalti yang menjadi penentu juara.
Kemenangan ini sekaligus menjadi penutup manis perjalanan Wongsotuwo FC yang sejak awal turnamen tampil sebagai tim “kuda hitam” dan mampu menumbangkan sejumlah lawan tangguh hingga akhirnya mengangkat trofi juara.
Ketua Karang Taruna Desa Alasbuluh sekaligus Ketua Panitia menyampaikan bahwa turnamen U-40 tersebut merupakan penyelenggaraan perdana yang digagas Karang Taruna Desa Alasbuluh. Kompetisi dimulai sejak 5 Juli 2026 dan mencapai puncaknya pada 5 Agustus 2026.
“Alhamdulillah, pertandingan final berlangsung sangat seru dan mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat. Penonton memadati lapangan untuk menyaksikan laga yang penuh drama. Semoga kegiatan ini bisa menjadi hiburan sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, panitia juga menyiapkan hadiah bagi para juara. Juara I memperoleh trofi dan uang pembinaan sebesar Rp4.000.000, sedangkan Juara II mendapatkan trofi serta uang pembinaan sebesar Rp2.000.000.
Sementara itu, Camat Wongsorejo, Moh. Mahfud, yang turut hadir pada partai final, memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Open Tournament Karang Taruna Alasbuluh Cup I.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berlangsung sangat meriah dan mampu memberikan hiburan bagi masyarakat Kecamatan Wongsorejo. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan turnamen ini. Mudah-mudahan kegiatan olahraga sepak bola seperti ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ungkap Mahfud.
Menurutnya, olahraga merupakan salah satu sarana membangun masyarakat yang sehat, sekaligus mempererat persaudaraan dan semangat sportivitas di tengah masyarakat.
Dengan berakhirnya turnamen perdana ini, Karang Taruna Desa Alasbuluh berharap Open Tournament Alasbuluh Cup dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.
(Venus)


Komentar