oleh

Hari Ini Diaspal, Jembatan Swadaya Sidowangi-Bajulmati Ditargetkan Rampung Sebelum Peresmian

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Jembatan penghubung antara Desa Sidowangi dan Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, mulai memasuki tahap akhir pembangunan. Pada Selasa (8/9/2026), proses pengaspalan jembatan dilakukan sebagai bagian dari penyelesaian akses yang selama ini menjadi jalur penting bagi masyarakat.

Jembatan tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat yang pembangunannya dihimpun dari iuran dan sumbangan warga, termasuk masyarakat Desa Sidowangi, Bajulmati serta para pengguna jalan yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.

Sementara itu, untuk kebutuhan pengaspalan atau hotmix, Pemerintah Desa Sidowangi mengalokasikan anggaran melalui APBDes Desa Sidowangi.

Kepala Desa Sidowangi, Muansin, mengungkapkan rasa syukurnya karena pembangunan jembatan yang dikerjakan secara gotong royong tersebut kini telah mencapai lebih dari 90 persen dan memasuki tahap pengaspalan.

“Alhamdulillah hari ini proses pembangunan jembatan yang dilakukan oleh masyarakat sudah lebih 90 persen. Tinggal hari ini dilakukan pengaspalan,” ujar Muansin.

Menurutnya, pembangunan jembatan sejak awal hingga tahap konstruksi utama murni merupakan hasil swadaya masyarakat. Sumbangan datang dari berbagai pihak, baik warga Sidowangi, Bajulmati maupun para pengguna jalan.

Muansin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta panitia yang telah terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Untuk jembatannya murni semuanya swadaya dari masyarakat. Untuk pengaspalannya dilakukan oleh Desa Sidowangi melalui APBDes,” jelasnya.

Dari sisi pembiayaan, pembangunan fisik jembatan disebut telah menelan anggaran swadaya masyarakat lebih dari Rp250 juta. Sedangkan untuk pekerjaan agregat, pengaspalan dan finishing, Pemerintah Desa Sidowangi mengalokasikan anggaran sekitar Rp165 juta.

Muansin mengatakan, seluruh rincian sumbangan masyarakat dan penggunaannya akan disampaikan secara terbuka dalam acara selamatan dan tasyakuran peresmian jembatan.

Rencananya, tasyakuran sekaligus peresmian jembatan akan digelar pada Jumat malam, 11 September 2026, dengan kegiatan sholawatan bersama masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan.

Sementara itu, selama proses pengaspalan berlangsung, jembatan ditutup total selama 24 jam. Mulai Rabu (9/9), akses akan diberlakukan secara terbatas. Kendaraan roda dua diperbolehkan melintas, sedangkan kendaraan roda empat masih dilarang melewati jembatan hingga seluruh pekerjaan benar-benar selesai dan akses dinyatakan aman. (Venus).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *