Banyuwangi, Jurnalnews.com – Kesenian tradisional Ojhung yang biasanya digelar setiap Selasa siang di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (29/9/2026) untuk sementara berpindah lokasi ke RTH Desa Bajulmati.
Perpindahan lokasi tersebut tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk menyaksikan kesenian khas masyarakat Madura yang dikenal dengan adu ketangkasan menggunakan rotan tersebut.
Pantauan di lokasi, pertunjukan Ojhung di RTH Bajulmati dipadati penonton. Mereka tidak hanya datang dari berbagai desa di Kecamatan Wongsorejo, tetapi juga dari luar Kabupaten Banyuwangi, di antaranya dari Kabupaten Bondowoso dan Situbondo.
Salah seorang penonton asal Bercak, Kabupaten Bondowoso, Wiwi, mengaku sengaja datang bersama rombongan untuk menyaksikan pertunjukan Ojhung.
Menurutnya, setiap kali kesenian Ojhung digelar, dirinya berusaha untuk datang dan menyaksikannya secara langsung.
“Saya bareng teman-teman, rombongan. Tiap ada Ojhung digelar, saya nonton,” ujar Wiwi di sela-sela pertunjukan.
Antusiasme serupa juga disampaikan Misnatun, warga Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Ia datang bersama sejumlah anggota keluarganya karena ingin melihat langsung pertunjukan Ojhung yang digelar di RTH Bajulmati.
“Saya belum pernah nonton yang di Alasrejo. Makanya ada Ojhung di sini, saya datang untuk nonton bareng keluarga,” ungkapnya.
Kesenian Ojhung sendiri selama ini memiliki jadwal pertunjukan rutin dua kali dalam sepekan di RTH Alasrejo, yakni setiap Selasa dan Sabtu siang.
Namun, untuk pelaksanaan Selasa (29/9/2026), lokasi pertunjukan sementara bergeser ke RTH Bajulmati. Selanjutnya, pagelaran Ojhung dijadwalkan kembali digelar di RTH Alasrejo seperti biasanya.
Kehadiran penonton dari luar daerah menunjukkan bahwa Ojhung bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat setempat, tetapi juga memiliki daya tarik bagi masyarakat dari daerah lain.
(Venus)


Komentar