Banyuwangi, Jurnalnews.com – Pemerintah Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Setelah sebelumnya meluncurkan sejumlah program kreatif seperti Sambang Warga, Ikon Cak Bangsring dan Kantin Kejujuran, kini Pemdes Bangsring kembali menghadirkan inovasi digital melalui B-DIVI (Bangsring Digital Village).
B-DIVI dirancang sebagai pusat informasi dan layanan digital desa yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai kebutuhan pelayanan secara lebih cepat, mudah dan transparan.
Kepala Desa Bangsring Sutoyo, melalui Sekretaris Desa Bangsring Saiful Bahri, menjelaskan bahwa B-DIVI dibuat untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi tanpa harus selalu datang langsung ke kantor desa.
“Intinya, pemerintah desa ingin memudahkan masyarakat terkait informasi dan layanan yang ada di Desa Bangsring. Misalnya terkait pembuatan surat, prosedur dan persyaratannya, semuanya sudah tersedia di B-DIVI,” jelas Saiful Bahri, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, B-DIVI tidak hanya diperuntukkan bagi warga Desa Bangsring. Masyarakat dari luar desa maupun luar daerah yang ingin berkunjung atau mencari informasi tentang Bangsring juga dapat memanfaatkan platform tersebut.
“Kalau ada anak KKN atau mahasiswa yang ingin melakukan penelitian dan membutuhkan informasi tentang Desa Bangsring, websitenya juga sudah tersedia di B-DIVI,” ujarnya.
B-DIVI juga mengakomodasi informasi pelaku UMKM Desa Bangsring. Masyarakat maupun wisatawan dapat memperoleh informasi mengenai berbagai usaha, termasuk kuliner dan kebutuhan lainnya yang tersedia di desa.
Selain itu, tersedia pula fitur pengaduan masyarakat, sehingga warga dapat menyampaikan laporan atau permasalahan kepada pemerintah desa melalui layanan digital.
“Termasuk perpustakaan digital juga ada. Jadi masyarakat bisa mengakses berbagai informasi dan layanan tanpa harus datang langsung,” tambahnya.
Menariknya, B-DIVI juga menyediakan layanan terkait perlindungan sosial, termasuk informasi dan pengajuan perubahan desil sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Pemdes Bangsring juga telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan sejak 2023. Melalui B-DIVI, warga dapat melakukan pengecekan secara mandiri terkait kepesertaan BPJS yang mendapatkan bantuan pemerintah.
Menurut Saiful Bahri, salah satu keunggulan B-DIVI adalah sistemnya dapat mencatat aktivitas kunjungan pengguna.
Setiap layanan yang diakses akan meninggalkan rekam kunjungan, sehingga pemerintah desa dapat mengetahui jumlah masyarakat yang mengakses B-DIVI dalam satu hari serta layanan apa saja yang banyak diminati.
“Misalnya ada yang membuka perpustakaan digital, melihat informasi UMKM atau layanan lainnya, semuanya ada rekam kunjungannya. Jadi dalam satu hari bisa diketahui berapa pengunjung dan layanan apa yang mereka akses,” jelasnya.
B-DIVI sendiri mulai diluncurkan pada Oktober 2026 dan diharapkan menjadi salah satu langkah Desa Bangsring menuju tata kelola pemerintahan desa yang semakin modern.
Dengan slogan “Cepat, Mudah, Transparan, Dalam Satu Genggaman”, Pemdes Bangsring berharap digitalisasi pelayanan dapat semakin mendekatkan pemerintah desa dengan masyarakat. (Venus).


Komentar