oleh

Andre Raditya Founder Si Jum: Miris SPBU Lebih dari Masjid

-Berita-2.060 views

Motivator sekaligus founder gerakan sosial Si-Jum yang biasa berbagi makanan buat jamaah Jumatan, Andre Raditya, miris bila masjid hanya sebagai tempat ibadah fardhu. Mestinya masjid pusat peradaban dan kemakmuran ummat. Kadang dipikiran para musyafir yang sedang melakukan perjalanan bukan masjid untuk sekedar istirahat tapi SPBU. Antara lain karena Masjid usai untuk jamaah sholat fardhu, pagarnya digembok, sedang di SPBU tetap bisa sholat dan ke toilet serta ngaso.

Hal ini disampaikan ustadz asal Klaten Jateng mantan Ketua SiJum Indonesia ini saat roadshow ke Jatim temui relawannya di Masjid Al Hilal Jl. Gajah Mada Banyuwangi, Senin (18/10/2021).
Beliau sekarang sebagai pembina / Founder SiJum Indonesia.

IMG-20211019-WA0052

Bagaimana mendukung masjid yang paripurna, disarankan takmir juga punya database jamaahnya, jangan kalah dengan toko modern yang gaet konsumennya dengan kartu members.

“Takmir harus tahu jamaahnya yang muzakki, mustahik, janda, yatim, hingga golongan darahnya, ” tutur ustadz yang perjalanan ke Banyuwangi dapat donasi 3 tanah wakaf.

Ditambahkan SiJum sekarang sudah punya AHU Menkumham dan PT yang bisnis busana muslim, madu, herbal dan ragam produk jamaah.

“Silahkan tawarkan dan jual tanpa modal begitu laku komisi dikirim”
SiJum niat awalnya memuliakan orang lain dan tidak hitung untung rugi. Sebagai relawan SiJum harus jadi pelopor untuk infaq dulu, tidak harus menunggu donatur, karena berbagi itu sangat amat mulia bagi orang yang bertaqwa. Menghargai tamu, terlebih tamu Allah ditempat ibadah.

Bersedihlah bila hari itu kita tak kedatangan tamu karena tidak bisa berbuat mulia, pentingkan orang lain maka Allah pentingkan kita, simpati hingga tak sampai orang minta tolong serta mohon jaga hati dan lisan.
Dalam sesi tanya jawab, pesannya bahwasannya Islam selain ajarkan mengabdi dan beribadah kepada Allah SWT, ajarkan hidup berumah tangga dan bertetangga. Kita termasuk umat yang baik, bagaimana penilaian tetangga dan sejawat terdekat kita. Dan hendaknya tetap beradab rendah hati, jaga tauhid saat menolong dan hindari baper riya.

Sementara itu, ketua takmir masjid Al Hilal Gajahmada, H. Agus Iskandar , senang dengan majelis yang sejalankan habluminallah dan habluminnas.

“Pencerahan yang bagus untuk kemakmuran masjid dan kesejahteraan ummat Allahu Akbar!” ungkapnya.

Sedang di Banyuwangi ada beberapa Doap SiJum, antara lain doap Ketapang, doap Genteng, doap Purwoharjo dan doap Masjid Al Hilal Banyuwangi (Bung Aguk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *