oleh

Seniman dan Masyarakat Wonojati Gelar Ruwat Rawat Gumuk

Ada pemandangan berbeda di Bukit Jenggawah, malam itu, Jumat (29/10/2021). Para seniman lintas disiplin, berkolaborasi dengan masyarakat desa Wonojati yang tergabung dalam Srawung Sastra #27, untuk menggelar acara Ruwat Rawat Gumuk.

Menurut Muhammad Afan, acara ini terselenggara atas kerjasama adik-adik mahasiswa Universitas PGRI Argopuro, masyarakat dan pemuda desa Wonojati. “Saya melihat, geliat masyarakat dan pemuda terhadap kegiatan beraroma budaya lokal desa, perlu diapresiasi,” terangnya.

Acara tersebut, diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara dibuka dengan seremonial shalawat dan pepujian, serta pantun berbahasa Madura, yang dibacakan oleh Pak Sus Mistur, warga dan seniman tradisi pencak silat dan pantun Madura.

WhatsApp Image 2021-10-30 at 16.37.52 (1)

“Acara semacam ini, sangat penting untuk menjaga keberlangsungan kesenian di desa ini, ” kata Pak Sus, dalam sambutannya.

Selepas seremonial yang ditutup dengan doa, acara berlanjut Malam Apresiasi Seni, yang menghadirkan para seniman, baik musik maupun pembacaan puisi.

Siswanto, Ketua Lesbumi Jember membuka Malam Apresiasi Seni, dengan pembacaan puisi. “Acara semacam ini, sangat menarik sekali diinisiasi oleh warga desa. Syukur-syukur, jika menjadi acara tahunan, ” paparnya.

Selain Siswanto, hadir juga Muhammad Lefan, Didit Gondrong, Ebhi Yunus, Putra Yuda, Moh Rohim, Muhyi, yang membacakan puisinya. Sementara apresiasi musik, dilakukan oleh Ali Gardi, seniman musik yang menggalakkan edukasi tentang musik. Tak sendiri, Ali Gardi juga ditemani oleh para pemusik dari Oyot Suket dan Taman Bermain Alongguh. (Misk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *