Festival Sepekan Ngopi Di Kalibaru yang digelar seminggu penuh mulai Senin (17/01/2022) di Wisata Aalam Banyuanyar telah berakhir Minggu (23/01/2022). Seperti tagline acara, selama sepekan pengunjung dimanjakan dengan berbagai macam festival dengan menikmati kopi gratis.
Acara ini bertujuan untuk menyatukan visi, solidaritas dan sinergisitas antara petani, pegiat dan pelaku kopi mulai dari hulu hingga hilir. Selain itu untuk menjadikan Kalibaru sebagai pusat eduwisata sekaligus hasil Kopi Robusta Kalibaru menjadi kopi yang mendunia.
Khotijah, salah satu pegiat kopi perempuan millenial Kalibaru menjelaskan Kalibaru memiliki komoditas Kopi Robusta yang secara kuantitas dan kualitas sangat tinggi. Terlebih selama pandemi, lanjut Khodijah, para pegiat kopi Kalibaru berusaha fokus memproses kopi Robusta dengan berbagai metode pengolahan experimental seperti olah basah fullwash semiwash, honey, an-aerob dan Wine Robusta.

“Hal ini menjadi bentuk ikhtiar perjuangan para petani dan pegiat kopi Kalibaru untuk mengangkat potensi lokal, ” ungkap mahasiswa pascasarjana IPB.
Namun Khodijah mengaku sampai saat ini belum ada pendampingan intensif dari pemerintah atau dinas terkait mengenai cara budidaya kopi, edukasi produksi, strategi meningkatkan nilai tambah kopi dan pendampingan legalitas produk maupun kelembagaan pertanian.
“Saya ingin kedepannya ada bentuk sinergisitas dan pola kolaboratif yang konkret antar stakeholder, petani dan pegiat kopi di Kab Banyuwangi. Guna mem-blow-up kopi Kalibaru kualitasnya layak dinobatkan sebagai kopi kelas dunia, ” harapnya.
Senada dengan Khodijah, Tatang Suroyo salah satu tokoh masyarakat Kalibaru juga berharap ada kerja sama yang baik antara pegiat kopi Kalibaru dengan stakeholder terkait.
“Sehingga kopi Kalibaru untuk dunia, bukkan hanya sekedar slogan dan impian, ”tegasnya.
Salah satu pengunjung Sepekan Ngopi Di Kalibaru asal Jakarta, Reza, juga mengungkapkan kekagumannya terhadap rasa kopi Kalibaru. Menurutnya ada rasa unik yang dihasilkan dari pengolahan prosesor Kalibaru.
“Sulit diutarakan, kopi Kalibaru memiliki rasa yang unik. Apalagi proses wine, selain fruity rasa pahitnya masih terasa banget. Apalagi setelah dingin, ” pungkas Reza. (Abe)


Komentar