oleh

Polsek Gambiran Masih Belum Terima Laporan Pengeroyokan Di Depan Warung Bakso Oseng

-Berita-1.041 views

BANYUWANGI- Perkembangan situasi terkait pengeroyokan yang diduga melibatkan kelompok perguruan pencak silat dengan
Anak muda yang mengaku santri Di wilayah kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.Pada hari  Selasa  tanggal   15  Pebruari 2022 Pukul 09.00 wib.

Setelah dilakukan penyelidikan terhadap perkara yang terjadi  tindak  pidana pengroyokan  yang di duga  melibatkan Warga PSHT dengan anak muda/ penguna jalan yang terjadi di jalan raya  tepatnya d depan warung Bakso Osing masuk Dusun Jatisari Desa Wringinagung, kecamatan Gambiran, yang Viral di metsos yang melibatkan atas nama Santri itu tidak benar.

Dari hasil penyelidikan serta pemeriksaan para saksi saki menerangkan bahwa, menurut Ketua PSHT Ranting Gambaran Suherman pada hari senin malam (14/2/2022) kejadian yang bersangkutan  mengatakan bahwa benar  telah terjadi aksi pengroyokan yang di lakukan oleh Warga PSHT yang baru melaksanakan Kopdar ( pengalangan dana )  di Dusun Trembelang masuk kecamatan Cluring, Banyuwangi.

Pada waktu kejadian Suherman, mengawal  warga PSHT diperkirakan wilayah Barat tidak kenal dengan warga tersebut  yang di kenal hanya 1 orang Julian
Warga PSHT lidah Desa gambiran sebagai (Korlap ).

Dengan tujuan agar tidak membuat onar di jalan, sesampainya di jalan raya masuk Dusun Jatisari Desa Wringingung rombongan PSHT  berhenti dan mengeroyok salah satu pengguna jalan dengan mengunakan tangan kosong.

Setelah dapat di lerai Rombongan melanjutkan perjalanan ke arah Desa Gambiran, setelah sampai di  depan  Tempat Karaoke Grand Royal Suherman balik kanan karena di rasa sudah Aman.”kata Kapolsek Gambaran AKP Setiyo Widodo.

AKP Setiyo Widodo menambahkan Saksi Yoga Aji Pradana Dusun Krajan II  Rt. 01 Rw  04  Desa Gambiran, kecamatan Gambiran, pemberi Informasi pada radio Bintang tenggara.

Membenarkan bahwa pada malam kejadian hari Senin sekitar pkl 23.30 Wib  Tepatnya di jalan Raya masuk Dusun Jatisari Desa Wringinagung kecamatan Gambiran / di depan Warung Bakso Osing telah terjadi tindak pidana pengroyokan yang dilakukan oleh sekelompok anak muda yang melaju dari arah timur ke barat  dengan mengunakan atribut ,Bendera bergambar dan bertuliskan PSHT.

Saat itu Yoga  Sempat berhenti dan menepi  karena terdengar teriakan ” MINGGIR MINGGIR PSHT LEWAT ”  setelah itu ada dua orang pengendara sepedah motor yang berboncengan  berhenti tepat di belakang mobil  yang saudara Yoga kendarai.

Setelah itu terlihat pengendara sepedah.motor tersebut  dikeroyok oleh sekelompok Rombongan silat tersebut dengan mengunakan tangan kosong dan Bambu.

Setelah merasa puas memukuli pada akhirya  Rombingan PSHT tersebut meneruskan perjalana  ke arah Barat arah Desa Gambiran.

Setelah dikroyok 2 orang pengendara sepedah motor tersebut meneruskan perjalan ke arah Kota Jajag, oleh Saudara Yoga, kedua anak tersebut di kejar dengan tujuan ingin mengetahui kondisinya  dan akan membawanya ke Rumah Sakit.

Setelah Sampai  di depan BRI jajag  kedua pengendara tersebut ditanya oleh Yoga dan mengatakan bahwa mereka berdua merupakan Santri dari Pondok Pesantren  yang ada di Blok Agung Kecamatan Tegalsari dan mengaku bernama Kalim dengan Afit.Pada waktu kejadian kedua korban mengunakan Sarung  serta jaket berjemper.

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas  dari polsek gambiran  melalui Sambungan telepun kepada pengasuh  Pondok Pesantren  melalui Gus Endik dan Gu Munif (anak dari pengasuh pon pes Darus Salam Blok Agung  Gus Hisyam) Menerangakan  Pondok pesantren Darul Salam Blok Agung tidak ada anak atau orang atas nama Kalim dengan Afit
Dan juga di Pondok Pesantren Saat Ini tidak ada yang Luka Luka.”ujarnya.

Menurut Kapolsek AKP Setiyo Widodo polsek Gambiran masih mengupayakan untuk mencari Korban Pengroyokan untuk memastikan apakah kedua korban merupakan satri atau bukan.

Dan sampai saat ini polsek gambiran belum menerima laporan   kasus penganiayaan dengan Korban yang mengaku Santri.

Sampai saat ini situasi wilayah kecamatan. Gambiran aman terkendali  perkembangan lebih lanjut. (Jaenudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *