oleh

Disuruh Jemput Neneknya, Diketahui Pemuda Ini Menggantung Didalam Kamar

BANYUWANGI – Andrean Hady Kusuma (20) diketahui menggantung pada plafon dalam kamar rumah dengan seutas tali tampar.

Korban tinggal bersama kakek dan neneknya di Dusun Krajan, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro.

Kasi Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan membenarkan kejadian tersebut, korban diketahui menggantung dengan seutas tali tampar yang diikatkan ke plafon.

“Pertama diketahui oleh saksi, korban menggantung pada plafon dalam kamar rumahnya. Korban tinggal bersama kakek dan neneknya.” Terangnya.

Terungkap, awal diketahui saat nenek korban minta dijemput sepulang kerjanya. Namun ketika dihubungi, korban tidak menjawab.

Setelah nenek korban berulang kali mengubungi tidak ada jawaban, nenek korban menelpon Fransiska meminta tolong melihatkan korban apakah ada dirumah.

Fransiska tetangga korban, ketika mendapat perintah langsung saja meluncur kerumah korban yang tinggal bersama kakek dan neneknya.

Dari depan pintu Fransiska memanggil manggil korban mendengar tidak ada jawaban, Fransiska lantas ke belakang menuju kamar korban.

Saat didepan pintu kamar korban, Fransiska melihat pintu terbuka sedikit setelah dibuka mendapati korban sudah menggantung.

“Fransiska disuruh melihatkan korban, ketika dilihat dikamar korban, didapati korban sudah mengantung.” Jelas Lita Kurniawan.

Lalu, lanjut Lita,”melihat korban mengantung Fransiska berlari keluar rumah sambil meminta tolong.” Ungkap Lita kepada wartawan.

Ketika warga berdatangan salah satu warga menghubungi Polisi, anggota Polsek Kalipuro segera mendatangi lokasi.

Korban langsung diturunkan oleh petugas kepolisian bersama warga, korban dibawa ke RSUD  Blambangan.

Lita menambahkan.” Korban dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan visum. Hasil dari tim medis korban tidak mengalami luka bekas penganiyayan. Korban murni bunuh diri.” Terangnya.

Usai pemeriksaan lantas korban diserahkan pada pihak keluarga, atas meninggalnya korban pihak keluarga tidak menuntut.

Korban oleh pihak kepolisian diserahkan ke pada keluarganya, korban tinggal bersama kakek dan neneknya, lalu korban dimakamkan oleh pihak keluarganya. (Jarnudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *