Puluhan seniman turut memeriahkan pameran lukisan Tumbuh Dan Berkembang Dalam Doa. Perupa Banyuwangi merajut kebersamaan dan persaudaraan dalam suasana kekeluargaan dilakukan puluhan pelukis untuk melukis langsung di lapangan (on the spot). Tempat melukis on the spot minggu sore 6/3/2022. Puluhan pelukis begitu antusias mengikuti melukis “On-the spot” di Studio Lemah Ceket Desa Tambakrejo Muncar.
Tidak hanya pameran lukisan di Studio Lemah Ceket, sore itu diselenggarakan demo melukis oleh para pelukis yang ikut berpameran maupun perupa lainnya.
Para Perupa turut on the sphot dalam rangka memeriahkan pameran lukisan Kelompok Satu Sama, diantaranya: Ben Hendro, Elyeze, Fafan Ariyadi, Ilyasin, Lilok Winardi, N Kojin, Susilowati Sarwo Prasojo, dan Troy Herman.
Para pelukis nampak bersemangat mengikuti kegiatan on-the spot.
Berbagai macam aliran lukisan dipraktikkan oleh seniman baik yang ikut pameran maupun tidak, diantaranya aliran realis spontan, realis eskpresif, dan realis sketsa.Untuk satu lukisan on the spot ini para seniman membutuhkan waktu sekitar satu-dua jam.

Salah satu peserta Nur Kojin mengatakan event melukis OTS ini, bertujuan selain untuk membangkitkan semangat berkarya, OTS juga digelar agar memupuk rasa percaya diri para seniman dalam berkreasi di depan publik.
“Karya para seniman bakal lebih bagus apabila sering diasah dalam OTS ini,’’ katanya.
Masing-masing peserta wajib membawa alat melukis sendiri. Lalu, para peserta dibebaskan menggambar obyek sesuai dengan aliran seni rupa mereka.
“Teknik melukisnya berdasarkan aliran mereka masing-masing. Boleh sketsa saja, disempurnakan pakai warna, bebas. Tergantung kreatifitas,’’ ulasnya.
Tambah Kojin Gerakan pengenalan proses berkarya lewat on the sphot. Kegiatan para perupa Banyuwangi terketuk mengekspresikan diri karya lukisan dari berbagai idealisme mereka dan mereka saling sharing menularkan ilmu perupa kepada sesama pelukis.
“Saya sangat gembira menyaksikan moment ini, puluhan orang pelukis beratraksi melukis langsung dengan berbagai macam obyek dan gaya melukis. Kesulitan melukis on the spot ini terletak pada menangkap bentuk objek, karakter objek dan juga kedalaman objek itu sendiri yang dituangkan di atas kanvas,” ujar Kojin
Sementara Troy Herman penggagas pameran dan pemilik Studio Lemah Ceket menjelaskan, total seniman pameran lukisan orang yang bakal unjuk diri pada kegiatan ini sebanyak 9 plus puluhan peserta lain. Dia berharap, lewat event ini, seniman kembali optimis sekaligus semangat dalam menghasilkan karya. Sehingga, event ini sengaja digelar secara terbuka.
’’Harapannya lewat event ini tak hanya menampilkan karya mereka saja.” Ini merupakan momen yang luar biasa, mengadakan acara demo lukis sekaligus mengenalkan kepada masyarakat tentang berbagai aliran lukisan, “ujarnya.
“Namun juga memupuk optimisme mereka dalam berkarya saat di hadapan publik,’’ ujarnya.
Adapun ketika para seniman melukis OTS, nantinya para pengunjung tetap diperbolehkan mengunjungi pameran tersebut.
“Pameran lukisan ini digelar hingga tanggal 12 Maret 2022 mendatang. Berbagai ma)am lukisan dapat dinikmati masyarakat luas, ” pungkas Troy.(Ilham Triadi)


Komentar