oleh

Asyik Mengisi Liburan Sekolah Ikhtiar YKM Khadijah NU Banyuwangi

Hari libur sekolah telah datang, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Khadijah menggelar Pondok Pesantren Kilat dan Tadabbur Alam. Kegiatan yang bertempat di YKM Khadijah berlangsung selama empat hari, Senin – Kamis, (27-30/06/2022) mendatang.

Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Banyuwangi, Dra. Hj. Ma’mulah Harun, M.Pd.I yang juga anggota DPRD Jatim mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, hal itu merupakan agenda positif dan perlu ditiru dalam mengisi hari libur. Selain itu, juga dapat menjadi terobosan untuk terus mengenalkan ajaran Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah kader bangsa. Serta sekalian pendataan 100 yatim piatu binaan YKM Khadijah NU dalam khidmad 1 abad NU.

“Daripada liburan hanya main handphone atau mainan lain yang kurang bermanfaat, mending kan ikut pesantren kilat ini. Lebih bermanfaat dan untuk memperdalam ilmu agama,” ucapnya putri kyai pendiri ponpes Darunajah ini.

IMG-20220627-WA0095

Beliau menambahkan “kita selaku asatidz dan asatidzah jangan sampai meninggalkan generasi yang lemah. Generasi ini kita bentuk dan kita persiapkan menjadi generasi yang kuat, terutama kuat imannya, kuat taqwanya, kuat kesehatannya serta kuat ekonominya. Maka persiapkan sejak dini sesuai syariat, ” tutur Ning Mul seraya kirim Al Fatehah buat pengurus YKM Khadijah yang telah wafat.

Ketua Panitia Pesatren Kilat, Abdul Rosyid, S.Pd menuturkan, dalam pesantren kilat tersebut diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari baca Al Qur’an, muroja’ah, semaan, dan shalawatan, tauhid, fiqih sholat dan annisah serta aswaja yang disampaikan Ayung Notonegoro.

Adapun materi yang diajarkan meliputi, materi fiqih, akidah dan akhlak, tarikh , tajwid, baca puisi, mewarnai, nasyid serta seni meronce ketrampilan. Tidak hanya diajarkan materi, namun para peserta juga diajarkan pembiasaan untuk shalat berjamaah lima waktu, shalat tahajud, dan shalat dhuha.

IMG-20220627-WA0094

“Harapan kami dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta pelajar untuk mencintai pesantren, serta dapat menumbuhkan jiwa-jiwa santri yang dapat berguna bagi masyarakat,” imbuh Guru SDN 2 Karangrejo yang juga ustadz di Ponpes Al-Anwari Kertosari ini.

Diketahui, kegiatan tersebut diikuti oleh 33 peserta. Mereka terdiri dari siswa setingkat MI dan SMP serta beberapa yang MAN.

Ketua LKSA Khadijah Hj Muzayyinah Zaini dengan lembut menyampaikab kegiatan yang bertemakan Menyiapkan Generasi Kader Bangsa Yang Bertaqwa,Cerdas,Ceria dan Beraklaqul Karimah ini diharapkan akan menjadi pondasi yang kuat bagi para pelajar Muslim yang berfaedah untuk masa depannya.

Ditegasi juga oleh pendiri yang hadir di atas kursi roda dengan selang oksigen Hj.Siti Sulastri,”Pondasi sangat penting bagi para generasi muda, karena akan menjadi benteng penguat jati diri, sebagai penopang kehidupan seorang Muslim, sekaligus menjadikan arah dalam kehidupan untuk bisa melaju,” kata Bu Sus demikian panggilan akrabnya yang jadi saksi panti asuhan yang sudah 40 tahun berdiri ini seraya sebut anak asuh banyak yang sarjana dan berakhlaqul karimah. Tak lupa beliau ucapkan terima kasih dan mendoakan para dermawan.

Acara prosesi pembukaan pesantren kilat dan tadabbur alam ini dengan semangat menyanyikan lagu Yalal Wathon dan Umbul -Umbul Blambangan yang dipandu Ketua PAC Muslimat Blimbingsari yang mantan Kades Gintangan, Rusdiana, A.Ma.Pd dengan dirijen Fatimahtuzahroh agar peserta juga jinggirat semangatnya dalam mengikuti pondok pesantren kilat ini.
Selain senam dan budayakan hidup bersih dan sehat,akhir acara peserta akan rekreasi ke Umbul Bening dan Djawatan.
(Q’Nin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *