oleh

Toko Obat Pertanian Terbakar Warga Terdampak Bau Menyengat Dan Asap Berbahaya

BANYUWANGI – Api melalap toko Tani Mapan pukul 10.30 wib pristiwa itu mengejutkan warga Dusun Krajan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Paska kejadian ke esokan hari pemandangan yang membikin pilu pemiliknya itu menyisakan dampak bau menyengat beraroma inseksida. Sabtu (23/07/2022).

Warga yang datang ingin melihat harus menutup rapat hidung dan mulut, ada yang melihat dari kejahuan karena enggan berisiko sakit pernafasan. Tidak hanya itu bagi pengguna jalan juga harus merasakan dampak serupa.

Seperti yang dikeluhkan Subhan (45), warga Desa Tampo, kala itu dirinya baru saja melintas depan toko tani mapan yang terbakar. Toko itu berpagar warna hijau tepat diutara jalan raya Benculuk.

Subhan mencium bau aneh, sangat menyengat seperti bau obat pertanian saat melintas didepan toko tani mapan.” Awalnya saya tidak merasakan bau sama sekali, saat melintas didepan toko itu bau menyengat mirip obat inseksida. bau itu tidak hilang  sampai kurang lebih seratus meter masih saja tercium,” keluhnya.

Warga lain juga merasakan hal yang sama, toko obat pertanian yang terbakar itu dibagian belakang jadi toko tanpak depan utuh seprti tidak mengalami kebakaran. Saat kobaran api menjilat isi dalam bangunan tampak asap hitam dari produk obat – obatan pertanian yang terbakar menjualang tinggi dihempas  angin.

Toko yang menjual obat pertanian tersebut berlokasi dipemukiman padat penduduk, warga mengeluh jika bau yang dianggapnya berbahaya bagi kesehatan itu tidak segera hilang apalagi asab yang bertebaran kala malam itu menyelimuti perkampungan, warga takut dampak itu menjadi berbahaya bagi kesehatan mereka.

Diketahui toko tersebut terbakar diduga karena konsleting listrik arus pendek, didalam toko terdapat bermacam – macam obat pertanian, dugaan sementara bau yang menyengat itu karena obat pertanian terbakar karena aromanya mirip obat inseksida.

Pemilik toko tidak ditempat saat toko terbakar, toko itu tidak berpenghuni. Hanya produk obat pertanian saja yang ada dalam toko. Pemilik toko bernama Oskar Chandra Wijaya (36), tinggal di Dusun Damtelu, Desa Gedung Gebang, Kecamatan Tegaldelimo.

Toko naas digulung si jago merah itu dapat dipadamkan Sabtu pagi pukul 03.30 wib, api dijinakan oleh petugas Damkar dan warga dijaga oleh anggota Polisi dan TNI, 4 unit Damkar dari Kecamatan Gambiran dan Banyuwangi kota. (Jarnudin//JN).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *