BANYUWANGI – Proyek Pavinginsasi atau bangunan jalan paving di Dusun Kebonsari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring menjadi isu teka teki warga. Kamis (11/08/2022).
Jalan kampung yang dibangun menggunakan paving tersebut, menurut warga kurang maksimal. Terlihat ada sejumlah paving yang tidak utuh tetap dipasang.
Warga yang enggan disebut namanya menduga, produk paving yang dipasang untuk jalan kampung itu meragukan kwalitasnya.
“ saya menduga paving ini tidak sesuai spek. Lihat paving itu mas, masak sih produk pabrikan diturunkan dari truk udah ada yang protol,” ungkapnya.
Dilokasi proyek Pavinginsasi, dari pantauan Jurnalnews, terlihat ada sejumlah paving yang sudah tidak utuh namun masih saja dipasang dipergunakan untuk pembangunan jalan oleh pekerja Cv.
“Menurut saya dalam segi pengawasan yang kurang teliti, padahal ini proyek memakai uang rakyat harusnya benar benar teliti,” kata warga yang enggan disebut namanya.
Diduga proyek pembangunan jalan paving itu berasal dari Pokir salah satu anggota DPRD Banyuwangi. Di informasi papan nama proyek tertulis besaran anggaran Rp 93.980.000. Dikerjakan oleh CV. Tiga Pilar Utama.
Sementara, Plt, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman, Danang Hartanto, menjelaskan pemakaian paving untuk jalan memakai K350.
“Untuk jalan memakai paving K350, jika ada pembangunan yang tidak sesuai segera saya suruh ganti,” kata Danang kepada Jurnalnews.
Menurut Danang, ketika penyerahan proyek saya akan congkel dan betul betul kita cek kwaliatas pavingnya.” Tambahnya.
Diketahui, diduga pembangunan jalan paving di Desa Benculuk terwujud atas aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota Dewan agar diperjuangkan dipembahasan RAPBD, dan itu (Pokir) dari salah satu anggota Dewan Banyuwangi. (Ry//JN).


Komentar