BANYUWANGI – Sekolah Dasar SD Negeri 6 Cluring tidak lagi berpenghuni, gedung yang awalnya ramai oleh anak anak belajar kini sunyi dan terlihat rusak. Rabo (24/08/2022).
Gedung sekolah yang berjumlah 8 ruang dan 1 rumah dinas tersebut kini menjadi pemandangan yang menyeramkan. Lokasi itu di Dusun Kepatihan, Desa Cluring, Kecamatan Cluring.
Tidak hanya itu, diantara 8 ruang kini 3 ruang sudah tidak lagi beratap karena roboh, diduga kayu bangunan atap gedung sudah mulai rapuh saat mulai dikosongkan.
Kordinator wilayah kerja satuan pendidikan (Korwilkersatdik) Kecamatan Cluring Dal Siswanto menyampaikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar (SD N 6) sudah tidak lagi ada sebelum masa pandemik Covid – 19.
“Sekolah itu tutup sejak sebelom pandemik Covid – 19, karena memang tidak ada muridnya.” Terangnya.
Sekolah Dasar SD N 6 Cluring, berdiri dilahan milik aset Pemerintah Desa Cluring. Kini sebgian gedung yang masih utuh dipergunakan untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM.
“Gedung yang masih utuh sekarang dipergunakan belajar mengajar oleh Sekolah Rakyat.” Kata Dal Siswanto.
Sementara, Kepala Desa Cluring Sunarto membenarkan tanah yang dibangun oleh Sekolah Dasar Negeri 6 itu milik Pemerintah Desa Cluring.
“Tanah milik aset Desa Cluring sedangkan bangunannya milik Dinas Pendidikan.” Ungkapnya.
Belom dapat info pasti bagaimana sekolah tersebut bisa ditinggalkan oleh pelajar, informasi yang dihimpun Jurnalnews sebelum sekolah itu dikosongkan, murid yang ada berjumlah di bawa 15 orang dan semua dipindah ke sekolah lain yang terdekat dari SDN 6 Cluring. (Ry//JN).


Komentar