BANYUWANGI – Hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Pesanggran mengakibatkan beberapa wilayah terdampak banjir dan longsor. Hujan turun pada hari Jumat 7 Oktober, pukul 17.30 – 05.30 wib.
Banjir terjadi akibat luapan air sungai kawat yang tak bisa menampung volume debit air, mengakibatkan air meluap dan merendam kawasan Kampung Baru Desa Sarongan.
Kepala Desa Kandangan Riono membenarkan akibat hujan tidak hanya terdampak banjir tapi juga mengakibatkan tanah longsor.
“Lokasi longsor masuk wilayah dusun Sumberdadi. Korban jiwa tidak ada hanya satu rumah terdampak longsor.” Jelasnya.
Lanjut Riono,” tanah longsor ada empat lokasi. Dua jembatan yang tidak bisa di lalui.” Ungkapnya.
Akibat pristiwa itu warga setempat dibantu Kepala desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa melakukan kerja bakti membersihkan lumpur dan tanah yang menerjang rumah warga.
Rumah warga yang terdampak tanah longsor dari empat wilayah hanya satu rumah itu pun dibagian ruang dapur.
“Kita mendapat laporan satu rumah yang terdampak longsor dibagian ruang dapur.” Kata Riono. Sabtu (08/10/2022).
Sementara itu, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Sarimuda mengatakan dari data yang didapat tidak ada korban jiwa warga hanya mengalami kerugian material.
“Data kami tidak ada korban jiwa, ini pristiwa tahunan jika musim hujan debit air sungai selalu naik,” terangnya. (Din//Ron//JN).


Komentar