oleh

Festival Sastra Banyuwangi Tahun 2022

Festival Sastra yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi du Rumah Kreatif, Sabtu (05/11/2022) dihadiri oleh Kepala SMP se Kabupaten Banyuwangi, jajaran dinas pendidikan, Cabdin Provinsi Jawa Timur , pengurus perwakilan tiap zona dari MGMP mata pelajaran Bahasa Indonesia serta beberapa pimpinan komunitas sastra Banyuwangi  Seperti Dewan  Kesenian Belambangan (DKB), Lentera Sastra dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, dan Pena’45.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. “Festival Sastra ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas para pelajar dan anak muda di Banyuwangi.
Dan saya meyakini, kreativitas di bidang sastra ini memiliki banyak manfaat,” jelas Ipuk.

Lebih lanjut Ipuk menambahkan bahwa Festival Sastra ini memberikan banyak manfaat,  diantaranya memperkaya literatur kata-kata yang akan bermanfaat untuk menunjang komunikasi. Selain itu kegiatan ini akan memperkuat narasi yang akan disampaikan.
“Lebih jauh dengan bersastra ini juga akan mampu membentuk karakter peserta didik, Bapak dan ibu guru maupun kita yang mengapresiasi,” Tegasnya.

IMG-20221106-WA0003

Dengan pendekatan sastra, Ipuk berharap, bisa menjadi sarana untuk menekan patologi sosial di kalangan pelajar. Seperti tawuran antar pelajar, pergaulan bebas atau bahkan penyalahgunaan narkoba.

“Lewat sastra ini, kita bisa menanamkan pendidikan karakter bisa menjadi cara yang lebih mudah diterima oleh para pelajar,” katanya.

Ketua Komunitas Lentera Sastra Syafaat menyampaikan bahwa dukungan Bupati Banyuwangi dalam perkembangan Literasi, terutama Sastra  sangat luar biasa.

“Suatu saat juga perlu ada Festival baca puisi bagi pejabat, ” ungkapnya.

Ketua MGMP Bapak Muji…S.Pd menyampaikan, “Festival ini bisa menjadi ajang ekspresi para peserta didik berprestasi serya ajang ekdplorasi. Karena sesungguhnya kegiatan ini sudah dimulai sejak 28 Oktober 2022 dengan mengadajan workshop pembuatan puisi dan cerpen tiga paragraf (pentigraf). Selanjutnya karya peserta didik dilombakan yang puncaknya adalah hari ini.”

Hari ini pulsi diumumkan pemenang juara lomba Prntigraf dan cipta puisi.
Selain ajang pementasan, terdapat pula pameran buku karya guru dan peserta didik, juga percontohan kantin sehat.

Lebih lanjut harapan ibu Alifiyah selaku salah sati pengunjung acara bahwa saat peserta didiknya dibawa berkunjung ke stand pameran, nampak keinginan anak untuk menjadi seorang penulis semakin meningkat.

“Kedepan, perlu ditingkatkan lagi programnya agar lebih panjang hari untuk gebyarnya. Agar lebih banyak talenta tampil, dan pengunjung pun makin banyak, “imbuhnya. (Syaf/ Yeti/ JN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *