oleh

Rakor Penguatan Kelembagaan Penyelenggaraan Kabupaten Banyuwangi Sehat

Kabupaten/ kota sehat konsepnya adalah pemberdayaan masyarakat melalui forum baik tingkat kabupaten, Kecamatan dan Pokja di kelurahan&/desa. Dengan narasumber Ahmad,SKM dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, membahas tentang Feedback verifikasi kabupaten sehat Kab. Banyuwangi tingkat provinsi Jawa Timur tahun 2022 dan Menanta kedepan tentang Verifikasi kabupaten sehat tingkat nasional tahun 2023.

Dukungan lintas sektor sangat penting untuk pelaksanaan kabupaten sehat. Karena syarat mendapatkan Wistara untuk tahun 2023 adalah indikator mencapai 91-100% untuk semua tatanan. Berdasarkan hasil penilaian tim verifikasi Kabupaten sehat tingkat provinsi Jawa timur, Kabupaten Banyuwangi masih sangat kurang untuk bisa mencapai indikator tersebut.”Kami siap membudayakan hidup sehat sekaligus mempertahankan penghargaan Wistara!” tegas Bupati Ipuk Fiestiandani saat sambutan puncak Hari Kesehatan Nasional tingkat Jawa Timur yang ditempatkan di Banyuwangi.

Self Assessment harus bisa menjawab dan menjelaskan pertanyaan dari masing-masing indikator jadi diharapkan bisa mengisi dengan penjelasan yang maksimal. Kabid Kesra Bappeda Lusi Herawati menyampaikan bahwa ada beberapa kesulitan untuk mencapai indikator dari masing-masing tatanan dan juga pemahaman di OPD yang kurang terkait pengisian self Assessment pada masing-masing tatanan untuk pemenuhan indikator yang dibutuhkan. Kedepan untuk verifikasi kabupaten sehat tingkat nasional kami akan melakukan koordinasi yang lebih intensif.IMG-20221116-WA0049

“Kami akan buat grup WA kinerja yang juga ada ajudan Bupati untuk meraih visi misi kabupaten sehat, “ungkapnya.
Dalam ikhtiar menindaklanjuti rapat koordinasi Tim Pembina Kabupaten Sehat Kabupaten Banyuwangi yang dihadiri oleh seluruh lintas sektor di Kantor Bappeda Kabupaten Banyuwangi maka dilanjutkan dengan kegiatan Workshop Penguatan Kapasitas Kelembagaan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) di Pelinggihan Disbudpar ,Rabu (16/11/22).
Ditegasi Darmawan Agung N.SPI Kabid Rencana Pembangunan Bappeda Kabupaten Banyuwangi, beliau menyampaikan untuk menciptakan kabupaten yang sehat maka perlu didukung dengan pelaksanaan kecamatan sehat serta pokja sehat,oleh sebab itu peningkatan kapasitas kelembagaan di tingkat kecamatan juga sangat penting.Maka support aggaran dan komunikasikan denga OPD akan disinergikan bareng FBS berdasarkan usulan dari desa/kelurahan.

Tim Pembina Kabupaten/Kota sehat Provinsi Jawa Timur,Akhmad,SKM, dalam pemaparannya beliaunya menyampaikan beberapa point kegiatan yang bisa dilakukan oleh forum di kecamatan sehat. Kegiatan yang dilaksanakan oleh forum meliputi pemberdayaan masyarakat yang difasilitasi oleh pemerintah kabupaten/ kecamatan ataupun desa, penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung tatanan untuk mewujudkan kabupaten/ kota sehat, pencegahan dan pengendalian faktor resiko kesehatan, koordinasi dan integrasi pelaksanaan progam lintas sektor, pemantauan dan evaluasi secara berkala.

Pak Ahmad juga menyampaikan peran Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dalam penanganan Stunting yang dapat di kategorikan dalam tatanan masyarakat sehat mandiri. Selain itu juga di singgung terkait dengan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) khususnya di lingkungan peran Forum memberikan fasilitas dan sosialisasi terkait dengan KTR. Karena lokasi yang wajib untuk tanpa rokok adalah sarana pendidikan dan kesehatan sehingga peran guru UKS di sekolah sangat penting dalam mewujudkan sekolah bebas rokok.
Pembina Kabupaten Sehat. Saat kita berbicara tentang kabupaten/ kota sehat artinya kita tidak hanya berbicara peran dinas kesehatan tapi peran semua lintas sektor. Karena jika dilihat dari tatanan yang ada maka perlu adanya peran dari semua lintas sektor.

Kabag Hukum Saeho, SE, apresiasi upaya segenap pihak yang juga perlu peran tupoksi bagiannya.”Hal yang berkaitan regulasi seperti Perbub Pasar Sehat atau SK Pembina,kami siap menuntaskan dalam tempo yang sesingkatnya.

Setelah dialog, Ketua Forum Banyuwangi Sehat (FBS), Dr. H. Soekarjo sampaikan dengan gotongroyong dan bahagia, kita berharap Banyuwangi bisa kembali raih Sabha Wistara 3.(Desika/Pipit/JN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *