oleh

Penyerahan Sertifikat Kompetensi Asesor Perkerisan BNSP di Museum Keris Solo

Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) telah melakukan penyerahan sertifikat kompetensi asesor BNSP kepada 20 orang WPA (Work Place Assessor) di bidang ekonomi kreatif “Perkerisan”. Para asesor ini sebelumnya telah mengikuti pelatihan pada bulan Maret 2023. Acara penyerahan sertifikat berlangsung di Museum Keris Nusantara, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (1/7/2023).

Acara penyerahan sertifikat kompetensi BNSP dihadiri oleh beberapa tokoh, antara lain Siti Khotimah (Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Solo), Agung Guntoro Wisnu (Direktur LSP Perkerisan Indonesia), Lina Verawati (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Bonita Rintyowati (Kepala UPTD Museum Keris Nusantara), Bening Swasono (Ketua Program Studi Keris ISI Surakarta), para ketua/pengurus paguyuban keris di Surakarta (Paguyuban Brotosuro dan Paguyuban Nunggak Semi), serta 20 asesor profesional di bidang ekonomi kreatif dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Perkerisan Indonesia, LSP Mode, dan LSP Fotografi.

Siti Khotimah, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Solo, menyampaikan sambutannya saat penyerahan sertifikat BNSP Asesor Kompetensi WPA Bidang Ekonomi Kreatif. Ia menjelaskan bahwa salah satu amanat dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif adalah peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang ekonomi kreatif agar mereka menjadi SDM unggulan yang kompeten, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha.

“Salah satu langkah implementasi peningkatan kompetensi SDM ekonomi kreatif adalah melalui kegiatan sertifikasi SDM. Namun permasalahan yang ada saat ini, belum banyak asesor atau penilai kompeten yang dimiliki oleh LSP bidang ekonomi kreatif,” kata Siti Khotimah di Solo, Sabtu(3/7/2023).

IMG-20230703-WA0005

“Padahal potensi industri ekonomi kreatif dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah Indonesia,” tambah Siti.

“Harapan kami dengan adanya penyerahan Sertifikat ini dapat menghasilkan banyak asesor di bidang ekonomi kreatif yang berkualitas sehingga mampu menyukseskan kegiatan sertifikasi SDM ekonomi kreatif. Jika kegiatan sertifikasi SDM berhasil dilakukan, maka diharapkan ekonomi kreatif mampu memberikan kontribusi lebih terhadap perekonomian nasional,” kata Siti.

Sementara Menurut Agung Guntoro Wisnu, selaku Direktur LSP Perkerisan, dalam laporannya menjelaskan tentang Sertifikasi Kompetensi BNSP dan jumlah asesor perkerisan yang telah memperoleh sertifikat ini diharapkan para asesor memiliki kompetensi tanggung jawab yang semakin baik dan handal dalam melakukan tugas-tugasnya melakukan uji kompetensi yang nantinya bisa menjadi ujung tombak pengembangan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia di bidang perkerisan.

“Harapan kami , tambah Agung tentu saja kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat, demi kemajuan pengembangan SDM ekonomi kreatif di Indonesia yang semakin profesional dan kompeten serta berdaya saing unggul,” pungkas Agung.(Ilham Triadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *