oleh

KKN Kelompok 3 Universitas Bakti Indonesia (UBI) Upacara Bendera HUT RI Ke 78 Bersama Masyarakat Desa Macan Putih Kabat

BANYUWANGI, Jurnalnews – Bertempat di lapangan Dusun Kopenlaban Desa Macan Putih Kecamatan Kabat Banyuwangi, mahasiswa KKN Kelompok 3 UBI melaksanakan giat upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang ke 78. Kamis, (17/08/2023).

Sebagai warga negara yang baik, seharusnya meneladani sikap dan semangat para pahlawan kita dalam membebaskan dan memperjuangan kemerdekaan bangsa ini dari tirani belenggu penjajahan. Bagaimana para pahlawan kita tanpa pamrih, ikhlas bahkan menpertaruhkan jiwa raganya untuk merebut kemerdekaan dari tangan bangsa penjajah. Sebagai generasi penerus, dimana sudah menikmati suasana kemerdekaan ini, semestinya melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat dalam mengisi kemerdekaan. Hal ini, merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para pahlawan. 350 tahun dijajah Belanda dan 3,5 tahun di jajah oleh Jepang adalah pengalaman kelam dan pahit yang tidak boleh terulang kembali.

IMG-20230817-WA0057

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kelompok 3 UBI yang berlokasi di Desa Macan Putih Kabat ini, melaksanakan upacara pengibaran bendera. Sesuai dengan tema KKN tahun ini yakni, Produktif, Edukatif, Kooperatif dan Adaptif (PEKA), puluhan mahasiswa KKN Kelompok 3 UBI berbaur dengan perangkat desa, pelajar mulai dari sekolah dasar, tim paduan suara dan seluruh elemen masyarakat lainnya mengikuti kegiatan upacara bendera dalam rangka HUT RI Ke 78.

Upacara pengibaran bendera merah putih yang diikuti kurang lebih 200 peserta upacara itu, dilaksanakan mulai jam 07.00 Wib dan berlangsung khidmat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Dusun (Kadus) Kopenlaban Abdul Kholik. Dalam amanat pidatonya, Abdul Kholik menyampaikan Indonesia merdeka bukan karena belas kasihan atau sekedar pemberian namun merupakan upaya para pahlawan.

“Mari lakukan apa yang bisa dilakukan, mungkin kita tak bisa meniru para pahlawan tapi setidaknya, kita menghargai perjuangan pahlawan dengan mengisi hari kemerdekaan menggunakan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun banyak orang, “ajak Abdul Kholik.

Selanjutnya, Abdul Kholik mengatakan kita diuji dengan masalah sosial, ekonomi, politik yang dapat menguji persatuan bangsa dengan berbagai suku budaya, bahasa serta perbedaan pendapat sehingga harus dipahami bahwa perbedaan bukan menjadi alasan perpecahan namun menjadikan Indonesia kaya akan ilmu, perasaan dan kedewasaan yang dapat menyatukan rasa yang dapat disebut dengan persatuan.

Sedangkan Ketua Kelompok 3 KKN UBI Leliyani Amalia menyampaikan rasa senangnya karena semua mahasiswa peserta KKN dapat berpartisipasi mengikuti kegiatan upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka Dirgahayu Kemerdekaan RI yang ke 78 bersama masyarakat Desa Macan Putih Kabat.

“Teman-teman mahasiswa KKN Kelompok 3 UBI sangat semangat dan kompak mengikuti upacara bendera bersama masyarakat Desa Macan Putih. Semoga Indonesia di usia yang ke 78 ini semakin maju,”ujar Lili. (Pras/Lili/JN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *