oleh

Uji Kompetensi Perkerisan Bersertifikat BNSP Sangat Perlu Diikuti di Wilayah Kantor Bakorwil III Jawa Timur

MalangKegiatan Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Profesi Tenaga Kebudayaan Bidang Perkerisan diadakan di Ruang Meeting Kantor Bakorwil III Jawa Timur. Beralamat di Jl. Simpang Ijen No. 2 Kota Malang.

Acara ini terselenggara berkat kolaborasi antara Lembaga Sertifikasi Profesi Perkerisan Indonesia ( LSP 3 Perkerisan ) dengan Bakorwil III Jawa Timur serta mendapat dukungan oleh Tim Kerja TosanAji.id menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi Perkerisan Bersertifikat BNSP, Sabtu, tanggal 6 September 2025, mulai pukul 08.00 WIB Sampai Selesai.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme pelaku ekonomi kreatif di sektor ekonomi kreatif bidang perkerisan serta memperluas kompetensi mereka dalam bidang perkerisan. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari 11 edukator keris dan 4 pangrukti keris, termasuk perwakilan dari museum di Malang raya , Pasuruan dan sekitanya. Mereka mengikuti ujian kompetensi dalam dua bidang okupasi yang berbeda, yaitu edukator keris dan pangrukti (perawat keris).

Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Jawa Timur saat ini mengkoordinasikan 9 Kota & Kabupaten di Jawa Timur. Yaitu: Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Seluruh 9 Kota dan Kabupaten tersebut, mempunyai lebih dari dua Museum di daerahnya masing-masing. Saat ini, diantara museum yang terdapat di 9 Kota & Kabupaten tersebut, masing-masing terdapat Koleksi Tosan Aji Nusantara. Termasuk adanya Program Edukasi Budaya Lokal, yang bisa dilakukan dengan Pengenalan dan Edukasi Budaya Tosan Aji Lokal. Nah, Program Kerja inilah yang sangat membutuhkan Edukator dan Pangrukti (Juru Pelihara) Tosan Aji yang sudah mempunyai Sertifikasi Kompetensi Perkerisan dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, peserta diberikan pengetahuan mendalam dan praktik langsung, dengan sesi wawancara individu yang menggali pengalaman mereka sebagai pelaku seni dan pengrajin keris. Tim LSP 3 Perkerisan Indonesia, yang dipimpin oleh Direktur Agung Guntoro Wisnu SE, didampingi oleh Master Assesor Dr. Rony Wardhana dan sejumlah asesor lainnya, bertanggung jawab atas pelaksanaan ujian kompetensi ini.

Agung Guntoro Wisnu, Direktur LSP 3 Perkerisan, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dan menyampaikan rasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan Bakorwil III Jawa Timur dengan menyiapkan segala fasilitas selama kegiatan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mengakui dan meningkatkan profesionalitas profesi di bidang perkerisan, yang diharapkan akan menghasilkan standarisasi kompetensi di tiga bidang okupasi: edukator keris dan pangrukti.

Sementara Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil III Jawa Timur), Asep Kusdinar, S.Hut., M.H. menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada LSP 3 Perkerisan, tim asesor, serta para peserta yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi bagian dari pengembangan sumber daya manusia di wilayah kerja yang dipimpinnya, khususnya dalam sektor wisata dan kebudayaan, berupa Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Profesi Tenaga Kebudayaan Bidang Perkerisan.

Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Profesi Tenaga Kebudayaan Bidang Perkerisan
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan akan terwujudnya peningkatan kualitas dan profesionalitas di bidang perkerisan, yang tidak hanya bermanfaat bagi para pelaku industri keris, tetapi juga bagi masyarakat dan sektor pariwisata di Malang dan Jawa Timur pada umumnya.(Ilham Triadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *