Banyuwangi, Jurnalnews.com – Suasana Dusun Badolan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, mendadak gempar pada Jumat (10/4/2026). Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok pria yang sudah meninggal dunia di dalam rumah huniannya dalam kondisi mengenaskan dan diduga telah membusuk selama kurang lebih lima hari.
Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah bau menyengat menyerupai bangkai tercium oleh warga sekitar sejak pagi hari. Aroma tak sedap tersebut membuat warga curiga hingga akhirnya dilakukan pengecekan ke dalam rumah korban.
Mendapat laporan dari warga, jajaran Polsek Wongsorejo langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi jenazah bersama petugas medis dari Puskesmas Bajulmati.
Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, bahkan turun langsung memimpin proses evakuasi. Ia menjelaskan, kejadian bermula dari keterangan saksi bernama Budi Wantoro, seorang buruh tani yang bekerja tepat di depan rumah korban.
“Sekira pukul 07.00 WIB, saat hendak sarapan di teras lahan garapannya, saksi mencium bau menyengat seperti bangkai. Karena tidak nyaman, ia berpindah tempat ke arah barat,” ujar AKP Eko.
Namun, rasa penasaran membuat saksi kembali mencari sumber bau tersebut. Sekitar pukul 10.30 WIB, Budi bersama warga mendatangi rumah Ketua RT setempat, Nyadi Prayitno, untuk meminta bantuan melakukan pengecekan ke rumah yang dicurigai.
Betapa terkejutnya mereka saat menemukan sosok pria bernama Nurhariyanto (46) sudah tergeletak tak bernyawa di kamar depan rumah dalam kondisi memprihatinkan.
Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi jenazah dengan penuh kehati-hatian. Diketahui, korban merupakan warga Desa Curahjati, Kecamatan Purwoharjo.
Selanjutnya, jenazah langsung dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Krajan, Desa Watukebo, untuk dimakamkan.
Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial antar tetangga, terutama terhadap warga yang tinggal sendiri. (Venus)


Komentar