oleh

Jembatan Swadaya Bajulmati–Sidowangi Capai 25 Persen, Donasi Warga Terus Mengalir

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Semangat gotong royong masyarakat di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, kembali menjadi bukti nyata kuatnya kepedulian antarwarga. Tepat sebulan sejak dimulai pada 3 Juni 2026, pembangunan jembatan penghubung antara Desa Bajulmati dan Desa Sidowangi yang dikerjakan secara swadaya kini telah mencapai progres sekitar 25 persen.

Pembangunan jembatan tersebut terus mendapat dukungan dari masyarakat. Tidak hanya menyumbangkan tenaga, warga yang melintas juga dengan sukarela memberikan bantuan berupa uang tunai, material bangunan hingga makanan bagi para pekerja yang setiap hari bergotong royong di lokasi proyek.

Kepala Desa Sidowangi, Muansin, menjelaskan bahwa pemerintah desa hanya berperan sebagai pendamping dan fasilitator. Menurutnya, seluruh proses pembangunan merupakan hasil swadaya murni masyarakat dari kedua desa.

“Alhamdulillah, sekitar 30 hari, pembangunan jembatan ini sudah mencapai sekitar 25 persen. Lebarnya juga bertambah, yang semula 3,20 meter kini menjadi 5 meter. Karena kebutuhan anggaran pembangunan cukup besar, diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Hingga saat ini, pembelanjaan material sudah melebihi Rp100 juta,” ujar Muansin, Jumat (3/7/2026).

Muansin menambahkan, Pemerintah Desa Sidowangi terus mengawal jalannya pembangunan agar seluruh bantuan masyarakat dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami dari Pemerintah Desa Sidowangi hanya mendampingi. Sebagai penanggung jawab di wilayah ini, kami memastikan pekerjaan berjalan dengan baik dan setiap sumbangan masyarakat digunakan secara optimal, efektif, serta pembangunan dapat terus berlangsung sesuai harapan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Panitia Pembangunan Jembatan, Satra, mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan tersebut. Menurutnya, setiap hari warga yang melintas dengan sukarela memberikan donasi.

“Warga yang lewat dengan sadar ikut membantu, ada yang menyumbang seribu rupiah, dua ribu rupiah, bahkan lebih. Alhamdulillah, setiap hari donasi yang terkumpul bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp4 juta. Uang itu langsung kami belanjakan untuk membeli material dan pekerjaan terus dilanjutkan. Kami atas nama panitia mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan sumbangan, baik berupa uang maupun material,” kata Satra.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi dan meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat Desa Bajulmati dan Desa Sidowangi. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi contoh bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga dapat terwujud berkat kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. (Venus). 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *