BANYUWANGI – Maraknya kasus serangan tawon vespa affinis yang terjadi diberbagai wilayah kini menjadi sorotan. Tidak hanya berbahaya, jenis tawon ini ternyata berisiko mematikan. Sabtu (25/01/2020).
Namun berbeda dengan di Banyuwangi tawon Vespa atau biasa disebut tawon Endas yang sangat membahayakan itu menjadi masakan yang konon sangat sedap dirasakan.
Perburuan tawon vespa atau tawon endas dikota gandrung Banyuwangi, sudah sejak dulu dilakukan oleh suku osing, (suku asli Banyuwangi).
Hermawan salah satu pemburu tawon vespa saat ditemui menjelaskan bahwa mengambil tawon vespa yang didalam tanah tidak seperti mengambil tawon endas biasa. Dirinya harus pasang strategi kalau tidak bisa celaka.
“Saya persiapkan dulu alat – alatnya seperti obor dan kapas yang sudah diberi bensin serta alat berupa bambu yang panjang.” Terangnya.
Biasanya tawon vespa jika didalam tanah sarangnya tidak terlihat karena posisinya didalam tebing sehingga membutuhkan alat untuk memasukkan api.
Awalnya alat dipersiapkan, jika sarang tidak terlalu dalam bisa pakai cara lain yaitu kapas diberi sedikit bensin lalu ditaruh pada lubang sarang tempat tawon keluar masuk, agar semua tawon tetap didalam.
Setelah ditunggu beberapa menit tawon yang berada didalam sarang bergemuruh, setelah beberapa menit kemudian tawon didalam sarangnya sudah pada pinsan.
Berbeda lagi dengan jenis tawon Vespa yang sarangnya berada didalam tanah. Mereka terkenal ganas, jika di usik tak segan – segan tawon itu menyerang dengan cara mengroyok dan mengejar tanpa ampun.
Kini Hermawan merencanakan pengambilan tawon Vespa yang sarangnya berada didalam tanah, lokasinya di lereng tanah sepadan sungai Stail Dusun Krajan Desa Purwodadi Kecamatan Gambiran. Banyuwangi.
“Saya sih belum pernah mengambil jenis tawon Vespa yang sarangnya berada ditanah, tapi saya yakin saya bisa.” Tambah Hermawan.
Sebelum menuju kelokasi Hermawan menyiapkan sarana seperti kapas, minyak bensin, dan obor serta alat berupa bambu yang panjang.
Hermawan sang pemburu tawon menuju lokasi bersama beberapa rekannya. Tawon Vespa yang rencananya akan diambil ada empat sarang berbeda lokasi, dua lokasi diatap rumah warga.
Di Indonesia, vespa affinis dikenal sebagai tawon ndas yang sudah menelan beberapa korban seperti diberitakan dimedia pekan lalu.
Dalam sebuah koloni tawon vespa, terdapat ratu, pejantan, dan pekerja vespa. Jika dilihat secara visual, jenis vespa ini mudah dibedakan berdasarkan ukuran. (Rny)


Komentar