oleh

Wisata Kampung Primitif Yang Dulu Tenar Kini Kondisinya Rusak Dan Tak Terawat

-Berita-1.281 views

BANYUWANGI – Wisata Kampung Primitif kini kondisinya sangat memperhatinkan, selain sarana dan prasarana rusak lokasi tersebut banyak ditumbuhi rumput dan semak belukar.

Wisata Kampung Primitif berlokasi di dusun Krajan Desa Purwodadi Kecamatan Gambiran, Banyuwangi. Hampir 8 bulan wisata tersebut tutup lantaran sepi pengunjung.

Awal di buka wisata Kampung Primitif banyak dikunjungi wisatawan tidak hanya wisatawan lokal namun juga dari manca negara.

Melihat kondisi saat ini kampung primitif sangat menyedihkan, rumah rumah yang didisain mirip rumah suku dipedalam itu rusak dan rapuh, jalan setapak penghubung yang menyusuri lokasi rumah  suku sudah tidak terlihat karena tertutup daun kering dan rumput liar.

Salah satu reporter media online saat berkunjung untuk meliput tercengang lantaran kondisi tempat wisata itu sudah tak layak lagi dikunjungi bahkan mengaku merinding saat masuk kedalam area wisata.

“saya sengaja ingin melihat tempat yang dulu sangat dikenal dan banyak pengunjung itu, sangat terkejut dan tak terduga kondisi tempat itu kini hanya bisa untuk dikenang.” Cerita Agus

“Sempat merinding saat masuk kedalam area wisata, rumah suku pedalaman yang dulu unik sekarang terlihat angker.” Tambahnya.

Lokasi Kampung Primitif dekat sekali dengan sungai besar, dulu saat masih rame pengunjung sungai tersebut juga dibuat wahana wisata yang pengunjungnya bisa berkeliling menaiki perahu yang sudah disediakan oleh penglola kampung primitif.

Wisata Kampung Primitif dikelolah oleh Pokmas desa Purwodadi, saat ini ketua penglola berusaha untuk mengembalikan Wisata Kampung Primitif seperti semula agar pengunjung datang meramaikan kampung primitif kembali.

Ketua penglola Kampung Primitif Tinus, menjelaskan tempat Wisata Kampung Primitif tidak tutup karena dampak pandemik covid – 19 pengunjung sepi.

“Kampung Primitif sebenarnya tidak tutup karena pandemik kita istirahatkan sebab saat itu kita belom dapat memenuhi syarat kesehatan protokol covid.” Jelasnya.

“Saat ini kita akan segera mendapatkan bantuan peralatan pencegahan covid dari Dispar dan secepatnya kita akan buka kembali wisata kampung primitif.” Terang Tinus saat menyampaikan ke Jurnalnews.

Lokasi wisata kini mulai dibersihkan dari tumbuhan liar dan sarana prasarana mulai dibenahi. Wiata Kampung Primitif akan dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan. (Ron/gus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *