oleh

Korban Tenggelam Bermaksud Mengambil Buah Kelapa Yang Hanyut Di Kali Bagong

BANYUWANGI-Aliran Sungai Kali Bagong Menelan Korban di kelurahan Sumberejo, kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi.Minggu (21/2/2021).

Dikonfirmasi Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin mengatakan memang benar telah terjadi orang tengggelam di sungai dan sampai saat ini belum ditemukan, Waktu kejadian hari minggu tanggal 21 Pebruari 2021 sekira pukul 15.00 Wib.

Tempat kejadian perkara (TKP) Sungai bagong Lingkungan Krajan Rt. 02 / 01 Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten banyuwangi.

Korban Moh.Andi Pratama (17) pelajar kelas 2, MTS Attaufiq, islam, lingkungan krajan rt 2/1 sumberejo Kecamatan Banyuwangi, menggunakan kaos putih celana pendek merah.

“Dengan adanya kejadian orang tenggelam ke kali Bagong dari petugas Kepulisian Polsek Banyuwangi dan anggotanya, Bhabinsa Kelurahan Sumberejo dan BPBD Banyuwangi juga Basarnas dan Warga masyarakat masih melakukan pencarian orang yang tenggelam di  kali Bagong, “kata AKP Kusmin.

AKP Kusmin menjelaskan kronologi kejadian
Awalnya pada hari Minggu tanggal 21 Pebruari 2021 sekira jam 15.00 wib, Korban Moh Andi Pratama bersama Anam temannya bermaksud mengambil buah kelapa yang hanyut di sungai kali bagong.

DiKarenakan tidak bisa berenang akhirnya hanyut terbawa arus dan ditolong oleh saksi Zaka yang melihat korban hanyut. Namun belum sempat berhasil menggapai korban, korban sudah tenggelam hanyut terbawa arus air sehingga saksi Zaka langsung pegangan ranting bambu dan menepi ke pinggir sungai.

Dan saksi Zaka memberitahu ke warga sekitar bahwa korban Moh. Andi Pratama hanyut di sungai, kemudian saksi Anis yang saat itu berada di jembatan melihat korban Moh. Andi Pratama hanyut dikira korban Moh. Andi Pratama hanya bermain seperti biasa.

Setelah diberitahu oleh Saksi Anam bahwa korban Moh. Andi Pratama tersebut hanyut tidak bisa berenang, selanjutnya bersama warga mencari dengan menyusuri aliran sungai kali Bagong .

“Namun sampai saat ini pukul 20.00 Wib bersama aparat dan BPBD masih melakukan penyusuran sungai dan pencarian korban, tapi korban belum berhasil ditemukan.”Ujarnya.(Mbah Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *