oleh

Pemerintah Desa Kalirejo Kabat Pantau Terus Program BLT

Kabat —Social Safety Net (Jaring Pengaman Sosial) menjadi salah satu program atau kebijakan yang dijalankan untuk menyelamatkan jiwa dan perekonomian di saat pandemic Covid-19 ini. Agar program jaring pengaman sosial tersebut dapat berjalan dengan baik, maka dibutuhkan pengawasan yang seksama. Hal ini pula yang dilakukan oleh Pemerintahan Desa Kalirejo Kabat Banyuwangi, dalam pelaksanaan program BLT (Bantuan Langsung Tunai) akan mengawal program tersebut agar diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dijumpai jurnalis di Ruang Pendopo Desa Kalirejo Senin, (15/03/2021) Sekretaris Desa Kalirejo Kabat Nurmali mewakili Kepala Desa Kalirejo Eva Tristian Elti, S.Pd mengatakan berkaitan dengan BLT tetap dilakukan pemantauan karena sangat rawan sekali terjadinya kekeliruan dalam pendataannya.

“Yang terkait dengan BLT ini terus, kita pantau terus. BLT itu kan terutama bantuan itu kan sangat rawan sekali, bisa keliru ini dan itu, “kata Nurmaliki.

IMG-20210316-WA0024

Untuk itu Nurmali menyampaikan agar program BLT tidak terjadi kekeliruan dalam pendataannya, Pemerintahan Desa Kalirejo melakukan prioritas usulan data penerima bantuan mulai dari RT (Rukun Tetangga).

“Makanya prioritas terbaik BLT itu, kami sendiri itu dari bawah dari Pak RT dulu data-datanya biar valid sehingga tidak ada timbul kaitannya atau saudaranya ini dan itu apa, “jelas Sekdes Nurmali dengan logat osingnya.

Lebih lanjut Nurmali mengatakan walaupun data-data yang sudah diperoleh dari RT tersebut tetap akan divalidkan melalui forum musyawarah desa yang menghadirkan tokoh-tokoh masyarakat, agama, BPD, LPMD dan PEMDES sendiri. Nurmali juga menjelaskan untuk data penerima BLT di Desa Kalirejo tidak menjadi kendala dan untuk penerima bantuan BLT akan mendapatkan bantuan sebesar 300 ribu per orang secara tunai. (Bas/Pras)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *