oleh

DI VAKSIN SAMBIL MAKAN KUCUR & NGOPI GRATIS DI WAROENG KEMARANG

Dalam upaya membantu Pemerintah mempercepat program vaksinasi, Puskesmas Paspan Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi berkolaburasi dengan Pemerintahan desa Tamansuruh Kecamatan Glagah dan dengan Komunitas Osing Pelestari Adat Tradisi (KOPAT) ikut berperan aktif mengendalikan penyebaran virus corona.

Pelaksanaan Bhakti Sosial vaksinasi kali ini kembali diselenggarakan di Waroeng Kemarang yang berlokasi di Km 5 desa Tamansuruh untuk yang kedua kalinya (Kamis 23.09.2021) dengan sasaran masyarakat umum yang berusia 12 tahun keatas dan targetnya adalah 400 orang, vaksin yang digunakan adalah jenis Astrazaneca dan Sinovac.
Turut hadir dalam penyelenggaraan ini  Wakil Bupati Banyuwangi, Camat Glagah, Kepala desa Tamansuruh, Babinkamtibmas dan Babinsa Tamansuruh serta anggota KOPAT.

IMG-20210923-WA0028

Wakil Bupati Banyuwangi Haji Sugirah merasa terkesan dengan pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan secara sinergi antara Puskesmas Paspan, Pemerintahan desa Tamansuh, Komunitas Osing Pelestari Adat Tradisi dengan Waroeng Kemarang. Penataannya sangat bagus dan tidak terjadi gerombolan orang karena disebar dipondok pondok.

Kepala desaTamansuruh mengatakan : “Pelaksanaan Vaksinasi ini merupkan bentuk percepatan untuk terwujudnya hard immunity bagi masyarakat Tamansuruh pada khususnya dan masyarakat Banyuwangi pada umumnya, ini sesuai program prioritas pemerintah dalam rangka memutus sebaran covid-19, ” cetusnya.

Ketua KOPAT Wowok Meirianto yang sekaligus sebagai owner waroeng Kemarang, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan Bhakti Sosial vaksinasi di waroeng Kemarang ini.

IMG-20210923-WA0027

Wowok melanjutkan “Wabah corona telah menghancurkan banyak sektor termasuk diantaranya sektor pariwisata. Tempat tempat destinasi wisata ditutup, warung atau rumah makan dibatasi jam operasi serta pengunjungnya, tempat tempat hiburan juga tidak boleh buka. Namun berkat kerja keras Pemerintah yang dibantu aparat TNI-Polri serta stakeholder dan elemen masyarakat, penyebaran wabah covid-19 sedikit bisa diatasi. Hal ini bisa dilihat dari turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Banyuwangi yang dulunya ada di level 4 kini menjadi level 1 yang berarti sudah agak longgar untuk mengadakan aktivitas. Tempat tempat destinasi Wisata sudah boleh buka, dan Waroeng Kemarang yang sudah bersertifikat dari Pemerintah Daerah Banyuwangi karena menerapkan PROTOKOL NEW NORMAL diperbolehkan buka dan kegiatan hiburan di Waroeng Kemarang Mangkat maning (dimulai lagi) dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat dengan jumlah pengunjung maksimal 50 persen, “ungkap Wowok.

Hiburan tradisional yang rutin di gelar di waroeng Kemarang diantaranya :
PAJU GANDRUNG Setiap Sabtu pkl 18.00
GAMELAN OSING Setiap Minggu pkl 11.00 HOME BAND Setiap Minggu pkl 16.00.

Menutup wawancara dengan Jurnal News, Wowok menuturkan bahwa  Waroeng Kemarang terbuka dan bersedia bekerja sama dengan Instansi/Lembaga manapun untuk mengadakan kegiatan serupa dengan sasaran masyarakat umum, waroeng Kemarang akan menyiapkan sound system dan memberikan Kucur serta secangkir kopi secara “gratis” untuk semua peserta sebelum divaksin. Selain itu waroeng Kemarang juga akan menyediakan makan “gratis” untuk para tenaga kesehatan dan penyelenggara.

Untuk menghindari kerumunan, para peserta setelah mendaftar dipersilahkan menunggu di pondok pondok yang tersebar di area waroeng Kemarang sambil menikmati Kucur dan hangat nya secangkir kopi sambil menunggu giliran divaksin. Penyelenggaraan Bhakti sosial vaksinasi di waroeng Kemarang berjalan sukses serta berjalan dengan aman berkat bantuan keamanan dari Koramil dan Polsek Glagah.
(Hariyanto).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *