Dalam upaya meningkat minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi menfasilitasi pembentukan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) pada hari Sabtu, (25/9/2021).
Pembentukan Pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) dilaksanakan di aula kantor yang terletak di jalan Jaksa Agung Suprapto tersebut, diikuti oleh sekitar 20 peserta dari kalangan Akademisi, Jurnalis dan Budayawan serta tokoh masyarakat penggiat literasi dimulai pada pukul 09.00 WIB. Kegiatan selesai pada pukul 12.30 WIB dipimpin oleh Rahayuningtyas dari GPMB pusat.
Menurut Rahayuningtyas, GPMB merupakan pencanangan Pemberdayaan Perpustakaan di Masyarakat. Lalu, menjadikan upaya membangun budaya masyarakat gemar membaca, memantapkan jati diri dan meningkatkan daya saing bangsa denganpemberdayaan perpustakaan “Pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat. Semoga dengan fasilitasi Pembentukan GPMB ini semakin meningkatkan peran serta masyarakat dalam menggerakkan literasi di Banyuwangi, “harapnya.

“Sesuai dengan UU No.43 Tahun 2007 Pasal 48 yang berbunyi Pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat. Serta Pasal 51 ayat 1 yaitu Pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui gerakan nasional gemar membaca. dan ayat 2 yaitu Gerakan nasional gemar membaca sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan oleh Pemerintah dan pemerintah daerah dengan melibatkan seluruh masyarakat, “ujar Rahayu.
Lebih lanjut Rahayu menuturkan, minat baca masyarakat lndonesia masih sangat rendah. Sesuai hasil survei indek membaca dibandingkan negara-negara lainnya yang dikeluarkan unesco.
“Jika kita tidak bisa mengantisipasi terkait minat baca, maka kita tidak bisa berharap banyak terhadap kualitas SDM yang tinggi, oleh sebab itu pemerintah perlu melakukan pembinaan dan pengembangan minat baca masyarakat. Pembinaan dan pengembangan minat baca merupakan amanat UU Perpustakaan nomor 43 tahun 2007 pasal 48, untuk meningkatkan minat baca masyarakat, “tambahnya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi diwakili oleh Hj. Fitrin Kuntartini menuturkan, hari ini dirinya berbahagia bisa berkumpul dengan orang-orang hebat dibidangnya untuk meningkatkan minat baca masyarakat sejak dini, oleh sebab itu masyarakat sejak dini harus terlatih dan terbiasa membaca, dimana suatu daerah bisa berkembang dan berkompetisi jika memiliki SDM yang memiliki minat baca yang tinggi.

Selanjutnya Fitrin berharap “Tujuan pembentukan pengurus GPMB Kabupaten Banyuwangi untuk memaksimalkan koordinasi seluruh jajaran pegiat litersi di Banyuwangi sehingga mempercepat proses terbentuknya GPMB dapat merumuskan program atau kegiatan pembudayaan gemar membaca, dengan program Dinas Perpusda dan Kearsipan Kabupaten
Banyuwangi, Oleh sebab itu melalui GPMB sebagai mitra diharapkan bisa membantu tugas-tugas agar bisa lebih cepat melakukan pembinaan dan pengembangan minat baca di daerah, ” katanya.
“Pengurus GPMB Banyuwangi juga diharapkan bisa proaktif melakukan terobosan melalui perluasan informasi di semua sektor, GPMB hadir sebagai mitra pemerintah untuk mengkampanyekan program berkelanjutan kegemaran membaca di masyarakat, “pungkas Fitrin.
Kepengurusan GPMB Kabupaten Banyuwangi, seperti usulan Kang Ilham mewakili peserta lain sepakat memilih Tunggul sebagai ketuanya , selanjutnya akan dibentuk tim formatur untuk membentuk kepengurusan masa bakti 2021-2025.
Wiwin Indiarti dari Uniba dan PD. Aman Osing, berharap Mudah-mudahan dengan terbentuknya GPMB dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan minat baca dalam masyarakat terutama pada anak usia pendidikan. Minat baca yang masih minim di kalangan masyarakat merupakan suatu dorongan bagi Pemerintah Daerah dalam mengembangkan literasi. Kurangnya minat baca masyarakat merupakan suatu masalah yang harus segera ditemukan solusinya karena dapat mempengaruhi perkembangan daerah terutama pada kualitas SDM.(Ilham Triadi).


Komentar