oleh

WANDRA RESTUSIYAN, ARTIS MUSISI BANYUWANGI,SILATURAHMI KEKAMPUNG SANTRI BALI.

Silaturahmi adalah budaya umat muslim,disetiap hari besar agama bertepatan hari libur dipastikan menjadi ajang silaturahmi kususnya bagi para perantau kepada kampung halaman dan sanak kerabat.
Budaya saling berkunjung yang juga merupakan bentuk dari kepedulian sosial , disaat masa pandemi belum berakhir menjadikannya seperti pepatah ” Bagaikan embun di pagi hari”atau “setitik air dipadang pasir”. Saat semua serba dibatasi dan bersyarat sesuai protab dan masa berlakunya PPKM level 1-4, demi kesehatan dan keselamatan bersama yang berlaku di Bali ( PPKM level 3) tepatnya hari Selasa sore, 28-09-2021 pukul 17.15-19.00 artis dan musisi Banyuwangi ,Wandra Restu Siyan sekaligus owner One Nada Musik dan juga pengusaha cafe di jl. raya Jember/Cluring berkunjung silaturahim di Kampung Santri Bali -Munggu,Mengwi -Badung.

Berkunjung bersama dengan calon pendamping hidupnya (Erni -asal Banyuwangi) dan seorang teman mereka bertiga datang dari Banyuwangi dikrobokan dan melihat pantai di Tanah Lot Tabanan.

IMG-20210928-WA0048

Dari arah tanah lot, langsung ke Kampung Santri Bali di jl. Sahadewa 6 by pas Tanah Lot -Munggu hanya ditempuh dalam waktu 15 menit saja.
Kehadiran Tamu yang menjadikan surpraise bagi santri dan wali santri memang tidak ada persiapan sama sekali. Saat datang Mas Wandra disambut dengan shalawat nabi oleh para jamaah santri. Setelah perkenalan yang diawali dengan prolog oleh bunda Yuni, maka dibacakan doa bersama oleh ustazd Widodo dan diaminkan semua jamaah.

Isi permohonan doa untuk khajad dan keselamatan bagi Mas Wandra dan keluarganya. Serta mendoakan kemudahan dan kelancaran bagi niat baik yang akan dilaksanakan dalam bentuk apapun.

Wandra Restu Siyan adalah salah satu donatur istiqoma di Kampung Santri Bali. Beliau menanyakan keberadaan tempat yang dipakai sebagai Taman Pendidikan Alqur’an juga merangkap kegiatan ibadah umat dimana berupa tempat kost-kostan yang disewa bulanan dengan jumlah empat ruang di Munggu dan satu ruang kelas di Batuan Sukawati ( dijelaskan oleh pengasuh KSB, serta koordinator wali santri bpk. Zahro).
Setelah acara mendoakan selesai,para jamaah santri dihibur oleh Mas Wandra dengan lagu yang cukup terkenal Kelangan /versi religi islami.
Semua terpesona dengan petikan gitar dan suara merdu dari Mas Wandra saat sampai pada refren maka semua bernyanyi mengikuti Mas Wandra selesai dengan lagunya maka semua bersiap untuk melaksanakan salat Maghrib berjamaah salat berjamaah yang dilakukan bersama berlaku sebagai Imam Ustad Widodo muadzin Bapak Sahro.

IMG-20210928-WA0049

Selesai salat dilakukan dzikir bersama seluruh jamaah kemudian dilanjutkan dengan bersholawat bersama-sama selesai itu semua kembali ke tempat duduk semula melanjutkan acara yaitu berfoto bersama dengan Mas Wandra.
Diakhir kunjungannya Wandra Restu Siyan meminta kepada pengasuh KSB untuk mengingatkan jika beliau lupa waktunya memberikan sedekah karena jadwal kesibukannya cukup padat. Pesan artis dan musisi yang sangat ramah ini kepada para santri agar selalu taaat beribadah,menjaga shalat,hormat dan berbakti pada orang tua,guru dan juga bagi agama nusa dan bangsa.
Selesai bersalaman dengan jamaah ,berpamitan meneruskan acaranya kembali untuk refresing liburan di Bali bersama teamnya.

Dari Kampung Santri Bali Munggu masih terngiang lagu Kelangan yang baru dinyanyikannya dengan petikan gitar dan merdu suaranya.. menjadi catatan dan kenangan bagi santri dan jamaah..yang saat itu ditinggalkan merasa Kelangan sekali, berharap kehadiran dilain kesempatan ada lagi, bukan hanya sekali saja. Inshaa Allah
Kampung Santri Bali berterimakasih atas silaturahmi dari Wandra Restu Siyan semoga menjadikan pintu pembuka rejeki, memperpanjang umur,dan keberkahan bagi semua.
Astagfirullah,rabal baraya…
Astagfirullah, minal khataya
Robijidni ilma nafia, wawa fiqni amalan saliha. (Ambarwati Soenarko).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *