oleh

Proyek Jembatan Gepuro, Blimbingsari Gunakan Besi Bekas?

Blimbingsari – Akibat terjangan air, proyek jembatan Gepuro, Desa Watu Kebo, Kecamatan, Blimbingsari roboh. Jembatan dengan panjang 17 Meter, lebar 5 Meter kini menyisakan tumpukan rakitan besi, selebihnya berupa material nyaris hanyut terbawa air sungai.

Meski demikian, proyek itu nampaknya akan segera dibangun kembali dengan menggunakan rakitan besi sisa. Artinya, bisa dibilang proyek jembatan itu sengaja menggunakan barang rongsokan.

“Ya, masih bisa digunakan lagi, karena bangunan jembatan belum difungsikan,” jawab Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya dan Penataan Ruang Banyuwangi, Mujiono saat dikonfirmasi JurnalNews.com via SMS, Sabtu (28/10/2017).

Mujiono menilai, pihaknya bersikukuh akan mengumpulkan sisa material untuk dapat digunakan kembali. Sementara, banyak sisa material yang masih berserakan di bawah sungai.

“Sebab kondisi bangunan pondasi samping kanan dan kiri tidak ada yangt rusak. Sehingga kekuatan tekanan masih kondisi aman,” ungkap Mujiono.

Sementara warga sekitar meminta jembatan tersebut dapat segera dibangun kembali. Karena, jembatan itu menjadi saranan utama untuk aktivitas warga.

“Harapan masyarakat pembangunan jembatan segera diperbaiki. Karena, masyarakat menanti jembatan selesai. Dan supaya aktivitas masyarakat pertanian dan perdagangan dan juga anak-anak sekolah sehari-harinya bisa lancer, “uangkap Baidowi warga sekitar. (din/ito).

Reporter : Junaedin

Editor : Ito Ferdian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News