CLURING – Rumah Rizal Muzaki yang sampai saat ini masih digaris polisi, sebelumnya rumah Rizal digrebek Tim Densus 88 diwilayah Dusun Rejosari Desa Benculuk Kecamatan Cluring menyisakan tanya terhadap warga sekitar.
Hal itu membuat warga sekitar kaget. Mereka berduyun-duyun mendatangi rumah yang telah lama kosong karena di tinggal pemiliknya itu.
Kedatangan warga juga lantaran penasaran akan kegiatan personel yang biasa menangani para teroris itu. Bahkan, mereka sempat melihat ada beberapa anggota polisi yang berpakaian sipil layaknya warga masuk ke rumah yang berhadapan dengan Mushola.
“Mereka menggeledah rumah tersebut dan mengambil sejumlah barang mencurigakan. Di antaranya, botol plastik kosong, dan berisi cairan serta ada logam kotak memanjang berukuran 20 centimeter ada sumbunya,” kata Ketua RW 1, Dusun Rejosari, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Samroto, Selasa (13/02/2018).
Warga sekitar Riyan, juga mengungkapkan perihal sikap Rizal selama di kediamannya. Menurutnya, saat bersosialisasi dirinya itu biasa saja. “Tapi dia tertutup mengenai kepribadiannya. Pernah saya melihat memang dia punya buku-buku tentang jihad itu banyak di rumahnya. Tapi saya tak pernah tahu isinya,” katanya.
Bahkan, saat beribadah pula dia sangat rajin. Di mushola depan rumahnya pun, Dia sering kali mengumandangkan adzan.
“Ya kalau kegiatan biasa, yasinan, kumpulan keagamaan itu biasa. Tapi setelah habis panen jagung di kebun kakeknya itu dia menghilang,” ungkapnya
Akan tetapi, beberapa teman semasa di daerahnya sering kali mendapati Rizal aktif di sosial media. Tapi, saat ditanya keberadaannya dia tak pernah jawab. “Yang saya tahu hampir semua keluarganya itu memang di Poso. Bahkan, orang-orang sini itu sebagian memang perantauan di sana,” pungkasnya.
Banyak warga yang tak menyangka, anak kedua dari dua bersaudara itu melakukan hal menyimpang itu. Bahkan, tak jarang mereka kaget lantaran Rizal merupakan anak yang pendiam. (Rny).


Komentar