Program BAYU ARUM, JELITA, APELPAGI, diluncurkan oleh Dinas Perhubungan (dishub) Pemkab kabupaten Banyuwangi Senin 10-05-2021di barengi santunan 10 anak yatim-piatu serta bantuan akhir tahun secara simbolis kepada 5 juru parkir dan 5 supir angkot.
Acara hari ini diawali oleh statement Kadishub dan staf ahli Bupati Drs Dwiyanto. Beliau mengatakan jika program BAYUARUM merupakan program terbaru yang sifatnya online atau non tunai.
“Cukup dengan klik link: sipkb.banyuwangikab,go.id masyarakat sudah bisa membayar dan daftar uji kir dari rumah, nah untuk portable yang bisa untuk transaksi pembayaran yaitu semua e-wallet dan semua m- Banking, ” paparnya.

Menurutnya lagi, program ini juga mengatasi dan dalam rangka penanggulangan penyebaran Covid-19.
Kemudian program APELPAGI Dwiyanto juga menuturkan jika program ini adalah solusi dimasa pandemi bagi para sopir angkutan yang semasa pandemi banyak nganggur, menurut Dwi, mereka “sopir angkot” jangan ada kata ‘nganggur’.
Pasalnya, program ini mengarah pada ekonomi masyarakat dengan memfasilitasi para sopir angkot dengan para pelajar/ orang umum secara gratis berbasis rute dan penumpang tetap.
“Jika belum Pelajaran Tatap Muka / PTM ya mengangkut orang umum, rute tetap, penumpang tetap, titik koordinat juga tetap, oleh sebab itu sopir angkot yang tadinya tidak tetap penumpangnya siapa datang darimana rizkinya juga tidak jelas, dengan adanya program ini mereka akan berjalan terus walaupun dimasa pandemi ini, “paparnya.

Kemudian masih kata Dwiyanto, “Program bagi para juru parkir , namanya JELITA dengan slogan ‘juru parkir melenial semesta’ yang dimaksud adalah nantinya kedepan juru parkir ini bukan orang tua, tapi yang masih berumur melenia dan sifatnya ‘semesta’ maksudnya juru parkir tidak hanya mengatur kendaraan untuk berparkir tapi lebih luas seperti ikut mengangkat barang belanjaan orang yang belanja dan membantu orang yang mau menyeberang jalan, “tutupnya.
Lalu, Bupati Ipuk Festiandani dalam sambutannya mengatakan sangat mendukung dan terimakasih pada jajaran Dinas Perhubungan, menurutnya dishub sangat jeli membaca situasi pandemi ini dengan melaunching kan tiga program tersebut.
” Terimakasih pada jajaran Dinas Perhubungan yang sudah jeli melihat peluang keadaan dimasa pandemi ini, dan saya harap jangan berhenti disini ,jangan menunggu program atasan ,bawahan juga harus bahu membahu ,ini hebat sekali, ” harapnya.
Selanjutnya Isropfi sopir angkot asal dusun pakis Kalirejo merasa sangat terbantu sekali dengan adanya launching program ini, menurutnya ini sangat membantu perekonomian masyarakat luas dan harapannya semoga program ini berjalan dengan semestinya.
“Nggeh SAE Niki mas ,sampun angsal bantuan dan semoga berhasil dan berjalan program Niki mas, sekaken masyarakat cilik kados kulo Niki mas, ” keluhnya.(Ilham S)


Komentar