oleh

BEDAH BUKU “KEMBALI KE DESA” DAN PENYERAHAN SUMBANGAN ALAT GAMELAN

Bertempat di SD Negeri 1 Taman suruh desa Taman suruh Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi-Jatim (Kamis 02 September 2021), Owner Waroeng Kemarang menyelenggarakan bedah buku “KEMBALI KE DESA” karya Oryza A.Wirawan seorang wartawan asal Jember Jawa Timur yang pernah meraih Anugerah Jurnalistik Prapanca untuk reportase bidang ekonomi, ia yang dibantu istri dan anak nya dalam menulis Pengalaman Hidup Inspiratif seorang anak desa putra dari pasangan bapak Sutjipto Harsono dengan ibu Kalimah. Ia adalah Ir. Wowok Meirianto, MT.

Acara ini diikuti oleh Teman-teman Wowok alumnus SD Negeri 1 Taman suruh, Kepala Sekolah dan beberapa perwakilan wali murid dan guru SD Negeri 1 Taman suruh, beberapa guru dan dari tokoh adat, Budayawan Banyuwangi serta dihadiri Kepala Desa Taman suruh. Acara ini diselenggarakan dengan Protokol Kesehatan yang sangat ketat dengan menerapkan 3 M dan hanya di hadiri 50 persen dari kapasitas gedung.

IMG-20210902-WA0038

Wowok Meirianto menceriterakan  “Buku KEMBALI KE DESA ini berisi tentang pengalaman yang sangat inspiratif, kreatif dan menarik, sehingga mampu bersaing dalam kehidupan di kota, di luar kota bahkan saat hidup di luar negeri, “tuturnya.

Dalam kesempatan Bedah Buku di SD Negeri 1 Tamansuruh ini, Wowok Meirianto memberikan sumbangsihnya kepada SD Negeri 1 Taman suruh berupa satu set alat musik gamelan dan seorang pelatih senior untuk mengajari siswa siswi SD Negeri 1 Taman suruh sampai mahir.

Hartono selaku Kepala Sekolah SD negeri 1 Tamansuruh mengucapkan banyak terima kasih kepada Wowok yang telah menyumbangkan satu set gamelan beserta pelatihnya sampai anak-anak didik mahir.

Selanjutnya Teguh Eko Rahadi, SAB selaku Kepala Desa Taman suruh dalam sambutannya mengatakan “Terimakasih untuk Kang Wowok yang turut serta membangun desa Taman suruh serta saya pribadi mendo’a kan semoga Kang Wowok sekeluarga diberi kesehatan, “tutur Kades Teguh.

IMG-20210902-WA0039

Kang Sanusi Marhaedi selaku sesepuh adat dari KOPAT (Komunitas Osing Pelestari Adat Tradisi) memberikan sambutannya : “Semoga Buku KEMBALI KE DESA ini bisa bermanfaat dan bisa menginspirasi para pembaca khusus nya para generasi muda untuk mau Kembali ke Desa setelah mengenyam pendidikan tinggi di kota lain, “katanya.

Masih Sanusi, Desa Tamansuruh adalah suatu desa yang dulu pernah disinggahi oleh Bung Karno pada saat lawatannya di Banyuwangi tempo lalu.

Selanjutnya Aekanu Hariyono, memberikan himbauannya bahwa bagaimana kalau di Kemarang di buatkan empang edukasi BELUT yang menurut Aekanu Belut itu merupakan ikan tawar bentuknya panjang dan licin sekali yang hidupnya di sawah rawa dan belut ini mengandung protein sangat tinggi dan bisa mencerdaskan otak anak.

Mengakhiri wawancara dengan Jurnal News, Wowok Meirianto menambahkan : “Buku ini Saya rekomendasikan untuk dibaca karena itu perlu diadakan bedah buku dengan tujuan untuk memberikan motivasi tentang kehidupan dan pengetahuan dan berusaha mengangkat kuliner, seni budaya dan sejarah Taman suruh sebagai kawasan wisata dan budaya. Bedah buku ini juga sebagai wawasan baru sehingga kita akan tahu kekurangan dan kelebihan serta akan dapat memberikan motivasi bagi nya untuk menulis buku buku selanjutnya, “pungkas Wowok.(Hariyanto)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *