Untuk menyehatkan masyarakat dan demi menuntaskan program vaksinasi bagi seluruh masyarakat,dibutuhkan kerjasama yang baik antara aparat, tokoh masyarakat, dan steak holder setempat. Edukasi, komunikasi, aplikasi, dan pelayanan yang manusiawi sangat membantu suksesnya program kesehatan masyarakat yang digerakkan bersama seluruh elemen dari up-down (atas-bawah).
Namun bagi Komandan Koramil 1617-02 Mendoyo di kabupaten Jembrana hal tersebut bukanlah suatu kesulitan.
Danramil Kapten INF Agus Muhid NRP:636161 yang membawahi 1 kelurahan, 10 desa, 19 desa pekraman serta baru berdinas kurang lebih 9 bulan yang lalu di kecamatan Mendoyo (sebelumnya Danramil Melaya) semua sudah terkoordinir dan tertata berkat kerjasama dan kesigapan para anggotanya sebagai babinsa ditiap desa.

Setiap apel pagi semua petunjuk dan teknis, informasi terkait tugas dan instruksi dari pusat selalu disampaikan secara detail dan singkat lalu kesigapan disikapi dilapangan dengan gerak cepat sesuai aturan.
Apel pagi dikoramil Mendoyo hari Rabu, 15-9-2021 diikuti semua anggota sebanyak 16 orang (termasuk Danramil)
antara lain menginstruksikan tentang program germas /vaksinasi yang harus tuntas, serta pendataan ukm /pedagang yang terluput dari data Disperindagtam untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, upaya membantu menambah modal bagi pelaku ekonomi.
Instruksi yang berkaitan dengan pendataan para pedagang kuliner/ukm diberikan pada Babinsa dengan cara mengumpulkan dokumen foto pedagangnya saat jualan. Semua pedagang berhak menerima bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 1.250.000 .Untuk program ini pemerintah bekerjasama dengan TNI-AD.
Menurut Kapten Agus koramil Mendoyo mendapatkan 1.500 bantuan (untuk 1.500 pedagang/ukm).
Selain itu upaya vaksinasi pun terus gencar disampaikan upaya penyisiran masyarakat pun disweping. Tidak terkecuali penulis yang hadir berdua, kebetulan belum vaksin akhirnya dikawal seorang petugas Babinsa desa Mendoyo (bpk Made Budi..) penulis berdua diantar ke Puskesmas Mendoyo yang berjarak 200 meter dari Koramil. Menyiapkan copy ktp dan daftar ditempat tepat jam 08.15 WITA petugas mendata dan langsung pemeriksaan cek tekanan darah, menuju ke tempat petugas vaksin menerima suntikan vaksin 1, Astrazineka.
Sebelumnya kami dutanya apakah sudah sarapan dll sebab sebelum divaksin semua harus sehat. Tanpa banyak masalah karena semua sehat proses vaksin berjalan lancar, dan kami menunggu 5 menit untuk menerima kartu keterangan vaksin 1 yang bertanda barcode germas.
Adapun petugas menjelaskan vaksin astrazineka untuk dewasa sementara sinovak untuk usia 12 th- keatas (remaja). Setelah selesai vaksin yang saat itu tidak ada antrian karena masih pagi,terlihat juga ada anak2 menerima vaksin. Hanya ada 15 lebih dengan pelayanan dan petugas yang memadai, juga aparat TNI-AD, Polisi, Dokter semua terlihat kompak dan ramah melayani warga, tidak ada kesan menyeramkan tentang vaksin seperti yang ramai dibicarakan dimedsos.
Selesai vaksin kami kembali kekantor koramil Mendoyo, beristirahat 15 menit seraya mendapatkan penjelasan danramil tentang pemanfaatan vasilitas mess rumah dinas danramil yang dialihfungsikan sebagai ruang isolasi untuk warga yang terpapar covid.
Menurut beliau rumah dinas yang dijadikan ruang isolasi ditempati oleh 5 orang yang terpapar,meskipun vasilitas tidak semewah ruang isoter (diaula MAN Mendoyo).
Cukup dengan bed dan peralatan seadanya tanpa fasilitas air panas/dingin semewah hotel, tetapi mereka sembuh dan sudah pulang. Kerja keras dan kompak akan membawa hasil yang baik,keterbukaan dan kesabaran serta jiwa pengabdian tinggi sebagai abdi negara yang loyal kepada panggilan nusa bangsa tidak akan sia-sia.
Bagi yang belum vaksin jangan ragu dan takut, datangi petugas setempat siap antar dan kawal menuju masyarakat sehat, sebab semua akan serba digital jangan samoai ada kesulitan dikemudian hari saat ada kemudahan ambil dan manfaatkan, begitu pesan dari komandan koramil yang bersahabat ini, kami berdua mohon pamit meneruskan jalan kembali pulang ke Munggu dengan membawa tanda kenangan Saya Sudah Vaksin 1, kembali 3 bulan lagi ketempat yang sama vaksin ke 2.
Kesuwun kang Agus, mbok kuntum/Pak- bu Danramil Mendoyo, seng ono rugine due broyo podo wong Banyuwangi,
Hidup diperantauan bertemu saudara setanah kelahiran semua dimudahkan termasuk urusan vaksin yang selama ini jadi momok bagi kalangan yang kurang ilmu pengetahuan. Salam Germas. (Ambarwati Soenarko)


Komentar