oleh

Unik!!!Suntik Vaksin Pakai Kostum Jaranan Buto

BANYUWANGI- Dony Arinda (31) membuat heboh kegiatan vaksinasi yang diadakan Puskesmas pada sabtu (09/10/2021) di halaman milik warga di Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu lantaran memakai kostum jaranan buto saat datang.

Lengkap dengan aksesoris serta riasan ketika mentas, membuat pria yang sudah 15 tahun berkecimpung di dunia seni jaranan tersebut, menjadi pusat perhatian para nakes dan juga warga. Tidak sedikit segelintir warga maupun nakes yang meminta foto selfie denganNya.

Menurut Dony, butuh waktu hingga 30 menit untuk merias wajah hingga sampai ke proses akhir yakni membalutkan kain pada tubuh kekarnya tersebut.

“Mulai ngerias jam 08.30 WIB sampai jam 09.00 WIB”, ungkap pria yang tergabung dalam Paguyuban Seni Jaranan Songkel Mejo tersebut.

Selain memberikan hiburan gratis, Dony yang berinisiatif datang sendiri kelokasi vaksin, berharap agar rekan sesama seniman jaranan termotivasi agar mau divaksin seperti dirinya.

“Emang sengaja saya pakai ini,buat membangkitkan motivasi para seniman lain untuk segera vaksin,” tambahnya.

IMG_20211009_144608

Sudah kali ke dua dirinya mengikuti vaksinasi lengkap dengan atribut jaranan buto.Dimana saat tahap pertama, dirinya juga menggunakan atribut yang sama namun dilokasi yang berbeda.

Dony juga menaruh harapan jika nantinya Pemerintah Daerah mau membuka kembali kran manggung para seniman jaranan, setelah lama vacum akibat pandemi covid-19.

“Semoga dibuka kembali lagi oleh pemerintah daerah, udah lama juga gak manggung resmi dan non resmi,” tandasnya.

Selama ini untuk mengobati kerinduannya melakukan pementasan seni jaranan, Dony dan juga 24 anggota Paguyuban tempatnya bernaung, sering mengisi kegiatan dengan ngamen dijalan kampung ataupun perempatan lampu merah.

“Selain ngamen di jalan, bulan kemarin juga ikut membantu mengisi kegiatan penggalangan dana anak yatim juga”, imbuh Dony.

Lantaran jiwa seni sudah mendarah daging dalam tubuhnya, dirinya tidak akan sedikit pun untuk berniat meninggalkan jaranan buto yang sudah membesarkan namanya.

“Sudah menjadi hobi, gak ada pikiran buat ninggalin. “Lagian bisa kumpul sesama pelaku seni juga ketika manggung dijalanan,” pungkasnya.

 

Reporter: Eko Purwanto

Editor     : J Subhan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *