Makam Syeh Datuk Abdurrahim Bauzir saat sesudah masa pandemi covid mereda mulai ramai dikunjungi peziarah, terutama para peziarah yang datang dari Madura, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso dan Jember. Mereka para peziarah ke sini dengan beragam alasan. Makam Syeh Datuk Abdurrahim yang dimasa sebelum pademi corono melanda negeri ini, tak pernah sepi dari peziarah. Setiap hari, banyak umat muslim dari berbagai daerah berkunjung ke makam waliullah ini.
Makam yang terletak di Jalan Basuki Rachmat Kelurahan Lateng Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi-Jatim, tak sepi dari peziarah. Dari mulai silahturahmi, berdoa, berwisata religi sampai mencari ketenangan menjadi alasan di balik mereka berziarah ke pusara Syeh Datuk Abdurrahim Bauzir.
Hanapi salah satunya. Pria berumur 59 tahun ini jauh-jauh datang dari pulau Madura, mengungkapkan kedatangannya kesini adalah untuk berziarah ke makam waliullah yang dianggap sebagain besar masyarakat keramat ini.

“Saya hampir tiap tahun berziarah ke makam ini kadang sendiri dan kadang ngajak keluarga. Kalau dihitung sudah empat atau lima kali saya berziarah ke sini, ” katanya.
Rata rata para peziarah yang datang kesini adalah dengan maksud mendoakan tokoh yang dianggapnya sebagai kekasih Allah SWT dan berdo’a agar apa yang menjadi hajat nya cepat terkabul.
Awak media JurnalNews.com (Selasa 02/11/2021) mencoba menemui Sarkawi salah satu peziarah yang berasal dari Jember dan datang bersama rombongan dengan mengendari bus wisata mengatakan bahwa “Tujuan saya berziarah ke makam Syeh Datuk Abdurrahim tak semata berziarah dan bersilaturahmi, tetapi berziarah kesini menurutnya dapat mengingat amalan-amalan baik yang dilakukan Syeh Datuk Abdurrahim semasa hidupnya, “paparnya.
Ziarah itu menurut ustad Salim “Untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan selain itu juga untuk mengetahui tokoh-tokoh ulama yang memang sangat bisa diambil kemamfaatannya dari cerita-ceritanya semasa hidupnya, kita semua memanjatkan do’a langsung kepada Allah SWT namun tempat berdo’a nya di sini di makam waliulalah karena beliau adalah kekasih Allah, ” paparnya.
Lebih lanjut ustad Salim mengatakan “Selain mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, ziarah ke makam Syeh Datuk Abdurrahim Bauzir juga merupakan salah satu alternatif wisata religi. Bagi dia, ketimbang liburan ke tempat wisata pada umumnya, akan lebih baik jika berwisata religi ke makam makam waliulllah dan salah satunya adalah ke makam sini, ” katanya.
Abdul Munif selaku salah satu pengurus makam Syeh Datuk Andurrahim Bauzir mengakui setiap Malam Jumat Legi makam selalu ramai didatangi peziarah yang datang dari Banyuwangi sendiri maupun ada yang datang dari kota kota lain di jawa timur dan bahkan ada yang datang dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Pulau Bali, Sumatra dan Sulawesi.
Masih Andul Munif menjelaskan, setiap malam jumat legi peziarah yang datang bisa mencapai ribuan orang kalau dihitung mulai hari Kamis pagi sampai Malam nya. Kalau hari-hari biasa bisa dikatakan ramai karena pezirah ada yang darang pagi, siang, sore dan bahkan ada yang datang malam.
Makam Syeh Datuk Abdurrahim Bauzir akan tampak ramai sekali peziarah yang datang pada saat bertepatan dengan acara hari Haul nya Syeh Datuk Abdurrahim Bauzir yang diselenggarakan setiap tahun di bulan Maulid. Untuk tahun ini diselenggarakan besok mulai hari Kamis Kliwon sampai hari Jumat legi yang jatuh pada tanggal 25 sampai 26 Nopember 2021. Begitu juga di saat menjelang datangnya bulan Rhamadan, makam Syeh Datuk Abdurrahim juga ramai dikunjungi para peziarah dengan beragam maksud dan tujuan.
Pengurus Makam Syeh Datuk Abdurrahim tidak pernah menghitung pendapatan dari pengunjung yang datang, Sebab pengunjung tidak ditarik biaya sepeser pun saat mengunjungi makam Syeh Datuk. Sehingga, pengurus tidak dapat menghitung secara pasti peningkatan maupun penurunan pendapatan yang diperoleh dari sedekah para peziarah.
Abdul Munif menambahkan
Peziarah seikhlasnya saja kalau datang ke sini, parkir bayar seikhlasnya, ada kotak amal juga ngasih seikhlasnya dan pihak pengurus tidak pernah menariki atau menyuruh orang untuk narikin dari pengunjung.
“Kalau ada yang ngasih lumayan besar di kotak amal Alhamdulillah, pun kalau yang sedang tidak ada uang atau apa silakan saja datang, gratis kok semuanya ini, ” tuturnya.
Hisyam warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi mengaku “Datang ke makam Syeh Datuk Abdurrahim Bauzir dengan tujuan untuk mencari ketenangan dan biasanya setelah dari sini hati dan perasaan saya mendapat ketenangan apalagi saat berzikir dan membaca doa-doa, “tuturnya.
Menutup wawancara dengan JurnalNews. Com, Abdul Munif menambahkan
“Biasanya orang yang datang ke sini untuk mencari ketenangan dan keberkahan, hanya saja kata dia ketenangan itu didapatnya melalui doa-doa dan zikir yang ditujukan kepada Allah SWT dan bukan meminta kepada makam orang yang meningga, ” Tambahnya.
(Hariyanto)


Komentar