Banyuwangi (25/01/2022) Pelatihan menulis kreatif yang diadakan Kejuruan Usaha Perjalanan Wisata SMK Cordova disambut antusias. Sebanyak 30 peserta dari pelajar tingkat atas SMK Cordova, SMA Plus Cordova, dan Ma Mabadi’ul Ihsan dengan pembicara Siswanto, S.Pd. M.A. (Dosen PBSI FKIP Universitas Jember/Penulis/Ketua Lesbumi PCNU Jember) pada kegiatan tersebut.
Ketua panitia Alvi Faiqotul Ilmi mengatakan “Kami sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan minat bakat, khususnya materi menulis karya kreatif yang membahas features pariwisata. Pesatnya perkambangan teknologi informasi membuka banyak peluang usaha baru yang sebelumnya tidak ada. Salah satunya menjadi penulis atau pekerja kreatif digital yang akrab dengan profesi kami kelak, yakni pariwisata. Selain itu, tulisan adalah salahsatu bentuk alat komunikasi yang paling efektif dalam dunia digital.”
Pada kesempatan tersebut, Alvi juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Ibu guru yang membimbing kami sehingga acara berjalan dengan baik, ke depan semoga lebih banyak pelatihan yang dapat memperluas wawasan dan pengetahuan.

Sementara itu, Kepala SMK Cordova Moh. Badrudin Zuhri, M.Pd.I menyambut baik dan menyemangati peserta “Saya yakin peserta seminar disini memiliki kemampuan hebat dengan terus menggali potensi diri untuk meraih prestasi. Dengan pelatihan ini, bertujuan menggali potensi siswa, meningkatkan kreatifitas, pengembangan karakter, dan meningkatkan keaktifan siswa dalam berkarya, maka manfaatkan betul dengan baik kesempatan ini karena kita didunia hanya sekali hidup maka hiduplah yang berarti,” tuturnya.
Selanjutnya, menurut beliau bahwa hampir semua bentuk media yang ada dalam dunia internet membutuhkan tulisan, karena tulisan adalah sederet huruf yang membentuk penyampaian pesan. Selain tulisan ada pula foto dan video, tetapi tulisan memiliki karakter khusus sehingga tidak bisa digantikan oleh foto maupun video. Sekarang ini menulis juga telah menjadi salah satu jenis pekerjaan dengan tingkat kebutuhan yang tinggi karena banyaknya orang atau institusi yang memiliki website dan media sosial.
Dalam pelatihan tersebut, Siswanto menyampaikan bekal sebagai penulis yakni meningkatkan minat baca, menurutnya bahan baku menulis ada membaca, jadi semakin banyak membaca maka wawasan, inspirasi ide mudah didapat sehingga kreatifitas menulis tetap terjaga.
“Sesuai ekspetasi ya, rata-rata ketika praktikum tadi karyanya bagus-bagus dan variatif, dan karya-karya tersebut tadi langsung dievaluasi baik dari sisi teknis maupun subtansi. Menarik, rencana tindak lanjutnya akan dibukukan dan ber-ISBN” ujarnya.
Beliau juga memberikan banyak sekali informasi tentang menulis, langkah-angkah menjadi seorang penulis, serta memberikan semangat kepada seluruh siswa untuk tetap menuangkan karyanya pada sebuah tulisan. Menurutnya, terbuka sekali peluang kepada siswa yang karyanya ingin di muat di media massa/koran. Beliau memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar terus mengembangkan kreativitas, mendidik karakter, dan disiplin serta bertanggung jawab sebagai siswa. Beliau menyampaikan bahwasannya seorang siswa harus aktif dan kreatif karena sekolah merupakan wadah untuk mengembangkan potensi.
“Sebagai aktivis pariwisata nantinya, maka wajib memeliki keterampilan menulis yang baik, selain berbicara tentunya. Harapannya, kelak tidak hanya mengunjungi objek wisata tetapi mampu mengabadikannya dalam bentuk tulisan, ” pungkasnya. (misk)


Komentar