BANYUWANGI- Ir. HM Nasim Khan Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB Partai Kebangkitan Bangsa Dapil Jatim III Banyuwangi Situbondo Bondowoso. Melakukan Kunjungan 19 Februari 2022 Ke salah satu Dapil Daerah Pemilihannya Yaitu Di Dusun Kebonsari Desa Benculuk Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Minggu (20/2/2022)
Kunjungan Kedapil kali ini mendatangi LPK Gakkou Kabupaten Banyuwangi dan PT. Panca Ashma Tunggal. Nasim Khan di dampingi oleh Petinggi NKI Nasim Khan Indonesia Banyuwangi serta Kapolsek Cluring AKP Agus , Ketua MWCNU Cluring Bapak Rochmad Tokoh Masyarakat Bapak Zamroto dan Syahril Abdurahman Arifin.
Banyak sekali masukan saran kritik yang diskusikan dan disampaikan diantaranya:
1.Atunsias Masyarakat Kabupaten Banyuwangi untuk menjadi Calon PMI Pekerja Migran Indonesia.
2. Belum dilaksanakan nya Secara menyeluruh di negara kita terkait Bantuan Pembiayaan bagi Calon PMI.
3. Belum ada nya skema pembiayaan bagi siswa yang berada di naungan LPK untuk bekerja di luar negeri.
Beberapa masukan di atas menjadi semangat dan perjuangan Nasim Khan selaku legislator dan Wakil Rakyat.
” Saya sangat bersyukur dan berterima kasih bisa berkunjung dan silaturahmi Bersama Di LPK Gakkou Kabupaten Banyuwangi yang di pimpin oleh Bapak Abdul Azis S. Ab Direktur LPK Nusantara Gakkou Kabupaten Banyuwangi Serta, Bapak bapak yang hadir Kapolsek Cluring, Ketua MWCNU Cluring, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi.”. Ucap Nasim Khan
Nasim Khan berkomitmen akan menyampaikan hasil kunjungan saat ini kepada Ketua Fraksi PKB DPR RI untuk benar benar menjadi Perjuangan saya bersama kawan- kawan di Senayan DPR RI Jakarta.
Nasim Khan meminta agar untuk di perhatikan :
1. Meminta Agar Pemerintah melalui BP2MI dan Kementerian Tenang Kerja RI
Agar segera menfasilitasi Permasalahan Diatas Regulasi Penempatan dan lain sebagainya.
2. Meminta agar Kementerian BUMN Melalui BNI 46 agar dapat nya segera merealisasikan dan mengawal program pembiayaan terhadap Calon PMI Pekerja Migran Indonesia entah dengan Program (KUR) Kredit Usaha Rakyat atau (KTA) Kredit Tanpa Agunan atau pun BNI Fleksi.
3. Meminta Pemerintah agar Ada Bantuan Pembiayaan bagi para siswa yang akan keluar negeri di bawah naungan dan pembinaan LPK di Indonesia.
Dengan fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BNI, lanjut Bang Nasim ini menjadi bukti bahwa negara hadir bagi para PMI. Melalui fasilitas tersebut, pinjaman akan diberikan di awal untuk modal bekerja dan proses sebelum keberangkatan. Dan Nasim Khan meminta kepada mitra kerja nya Holding Asuransi Yang selama ini berkerjasama dengan PT. Jasindo untuk mengantisipasi risiko-risiko yang akan datang.
“Saya memastikan akan mengawal dan mengawasi Mitra Kerja Saya khususnyadi komisi VI DPR RI bahwa hadirnya negara melalui BUMN dapat menjadi ekosistem yang baik untuk kerja sama dan Kami selalu mendukung para PMI”.imbuh Nasim Khan.
“PMI adalah pahlawan devisa yang sudah selayaknya diperlakukan hormat oleh negara. Sudah saatnya untuk modal bekerja PMI tidak lagi menjual harta benda milik keluarga atau meminjam uang ke rentenir yang akan menjerat masa depan mereka,” Tegas Nasim Khan. (Jaenudin//JN)


Komentar