Pengurus Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Banyuwangi silaturahmi ke ‘Bapak” Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di sekretariat Jl Brawijaya sebelah Kantor PJR Karangente Sabtu, 16 April 2022.
Ketua BKPRMI Ahmad Sururudin, SE menyampaikan usai Musda di Masjid Agung Baiturahman terjadi penyegaran di personil pengurus dan program kerja yang lebih menyentuh ke ustadz dan santri serta kreasi prestasi yang kian harumkan Banyuwangi.
“Silaturahmi ini untuk saling bergandeng tangan memakmurkan masjid dan kesejahteraan umat, “kata Surur.

Acara yang dipandu H. Nur Chozin, SH,M.HI itu berlangsung akrab dan optimal karena beliau paham proses awal terbentuknya BKPRMI di bumi Blambangan 20 tahun lalu berikut dinamikanya.
“Untuk Festival Anak Sholeh Indonesia XII untuk seleksi bisa diikuti seluruh santri namun begitu ke Propinsi harus dengan lembaga LPPTKA-BKPRMI. Dan kita akan gelar wisuda 1.500 santri tahun ini yang belajar dengan metode iqro’, qiroati dan tilawati dengan kurikulum nasional LPPTKA, “tutur Ust Syamsul Hadi,S.Pd.
Ditambahkan oleh dr. Diah Fitriningsih, M.Kes yang punya klinik di Rogojampi ajak buka klinik di Masjid, baksos pengobatan gratis serta penyuluhan kesehatan berbasis keluarga.

Ketua DMI H. Saeroji, S.Pd dan H. Jali yang pejabat Kemenag menyambut baik dan segera turba bareng.
“Saya berharap generasi milenea juga mau ke tempat ibadah dan kader pemuda bersihkan hati di masjid serta syiar bareng tiap peringatan Hari Besar Islam, ” sambut KH. Yamien, LC yang ketua MUI dan FKUB ini.
Sekretaris BKPRMI, Fathur Rachman, S.Pd pada media ini sampaikan audiensi berikutnya ke dinas yang jadi pembina seperti Dispora dan Bakesbangpol, Dinas Pendidikan, DPRD dan puncaknya diterima Bupati di Pendopo untuk koordinasi Pelantikan sekaligus halal bihalal serta saling sinergi visi misi untuk daerah yang berkemajuan mendukung peradaban bangsa adiluhung yang berkarakter songsong generasi Indonesia emas 2045 yang hebat bermartabat.(Aguk&Dafik)


Komentar