Memeringati sosok pahlawan pemberdayaan dan emansipasi perempuan, yaitu Raden Ajeng Kartini, diperingati Ikatan Perempuan Indonesia Peduli (IPIP) yang menggelar acara peduli kasih Kartini-kartini tangguh Indonesia se Jawa Timur.
Dalam acara ini IPIP memberikan santunan kepada 500 anak yatim piatu dan kaum dhuafa serta memberikan award kepada 21 wanita tangguh se Jawa Timur. Untuk Kabupaten Banyuwangi memilih 5 wanita tangguh yaitu: Yuliana (Gojek Perempuan), Yetti Oktarina (Penjual Online), Inne Suherman (Mentor Vokal), Ustadzah Mariyana (Guru Ngaji dan pengasuh yatim) dan Bu Khusnul Khotimah (Penjahit dan meubel rumah tanggah yang antar putra tunggalnya Enggal PP berprestasi sebagai modief motor kelas dunia)

Di masa-masa sulit saat ini cara untuk maju adalah dengan melanjutkan semangat optimis yang telah membawa Indonesia sampai pada titik sekarang ini dan berpegang pada pepatah “jika kamu mendidik seorang perempuan, berarti kamu mendidik satu generasi”.
Pada sambutan yang di berikan oleh ketua panitia Devi Soedojo mengatakan perjuangan RA Kartini itulah, kini perempuan tidak hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga tetapi juga ikut berpartisipasi dalam memberi warna kehidupan di masyarakat.
Ketua IPIP Banyuwangi Hj. Jezy Yuninda Paramita, S.Si melalui ketua panitia buka bersama dan memperingati hari kartini menyampaikan “Kini perempuan tidak hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga saja tetapi, juga ikut berpartisipasi dalam konteks sekecil apapun dengan membangun tatanan masyarakat. semoga kaum wanita semakin mandiri dalam berbagai kegiatan pembangunan dan sosial, ”ucapnya.

Acara ini bertempat di ballroom Hotel Luminor, Rabu (20/04/22) turut hadir istri wakil bupati Dra. Budi Suyekti dan ketua Iwapi Hj. Retno Herlina. Juga ada live streaming acara di Surabaya.
Dalam wawancara dengan jurnal news, ketua iwapi mengatakan “baiknya kaum perempuan tak ketinggalan dalam mengisi beberapa kesempatan di berbagai sektor. Karena, perempuan bisa mengisi semua sektor, mulai pendidikan, kesehatan, ekonomi, agama, dan lain sebagainya.
“Boleh kita sebagai perempuan berprestasi dan berkarir sehebat mungkin, namun sebagai perempuan di tengah semangat emansipasi perempuan harus tetap dalam kodratnya, dan terus memajukan anak anak Indonesia”
Yang di harapkan oleh istri Wakil Bupati Banyuwangi “Untuk para wanita hendaknya untuk pribadi terus membangun diri sendiri dan membangun masyarakat, sangat cocok sekali IPIP ini memperhatikan wanita -wanita tangguh Banyuwangi, “harap Budi Suyekti.
Moment ini Diharapkan, bisa meningkatkan peran perempuan Indonesia yang berkualitas, unggul, berdaya saing dan bermanfaat melalui peningkatan kualitas peran sertanya baik peran pribadi, mandiri, maupun organisasinya.

Acara Ramadhan Kareem penuh doorprise berkah serta berbagi santunan kebutuhan lebaran itu juga diisi taushiah hikmah wanita tauladan nan tangguh inspiratif oleh wanita berdedikasi, berkarakter dan berprestasi nasional di bidang pendidikan inovasi yakni Dra. Hj. Lilik Subekti, M.Pd. yang kini mangku Kepala SMPN 2 Glagah.
(Q’Nin)


Komentar