Hari ini, Kamis 26 Mei 2022 Ikatan Wanita Penguasa Indonesia (IWAPI) Kabupaten Banyuwangi mengadakan pertemuan rutin sekaligus Halal bi Halal bertempat di Cafe La Costa lantai 4 Hotel Selamet.
Dihadiri oleh 50 lebih orang anggota dan beberapa orang calon anggota baru.
Suasana riuh gembira karena sudah 2 bulan tidak bertemu. Diiringi oleh electone tunggal Mr. Yayak. Para senior Iwapi diatas usia 65 bernyanyi dan berdansa.
Sungguh, Iwapi kumpulan orang super lincah. Di pandu oleh MC kondang Mamik Yuniantri yang juga anggota Iwapi membawakan acara dengan cetar dan heboh. Joke joke lucu membuat suasana hangat padahal diluar hujan deras mengguyur kota Banyuwangi.

Suasana kembali mereda karena Iwapi tetap organisasi profesi yang selalu mengingatkan tugas dan kewajiban sebagai anggota Iwapi, Wakil Ketua Umum ( WKU) 1 ibu Rina Tetouko dan ibu Aminah Suyitno menyampaikan beberapa kewajiban dan hak anggota Iwapi maupun calon anggota baru.
Ketua Iwapi Ibu Retno Agus menyampaikan pesannya, atas nama pribadi dan organisasi mengucapkan “Taqoballah Minna Waminkum Taqobbal yaa Kariim…
Semoga Allah menerima semua amal ibadah kita dan kamu di bulan Romadhon.
Minal Aidhin Walfaizin Mohon maaf lahir dan batin, “ujarnya.
Selanjutnya Retno sedikit mengulas apa arti bulan Syawal, bulan Syawal adalah bulan dibesarkan atau naik atau meninggi. Dikatakan oleh beliau beberapa ulama menafsirkan bulan Syawal adalah bulan dimana kita harus tetap tinggi bersemangat untuk ibadah sebagai mana di bulan Romadhon.
Ketua Iwapi Kabupaten Banyuwangi juga menyinggung soal sudah masuk ke hidup normal, boleh tidak menggunakan masker bila keluar rumah. kita bisa berkumpul bersama teman teman atau komunitas serta berpariwisata, pesan beliau tetap waspada menjaga kesehatan diri, keluarga dan orang lain. Lakukan kebiasaan 3 M. Sebagai anggota Iwapi kita wajib ikut mengawal dan mendukung program pemerintah pusat maupun kabupaten. Sebagai salah satu Contoh program Banyuwangi Reborn, ibu bupati Ipuk Fiestiandani sedang memberi peluang penuh untuk UMKM naik kelas, maka Iwapi harus ikut membantu dan mendorong UMKM yang ingin benar benar berusaha wiraswasta dengan memberi info terkait , edukasi dan suport. Harus satu misi visi sesama wanita pengusaha. Karena anggota Iwapi lebih senior dibidangnya maka Iwapi menempatkan diri sebagai pengayom, pelindung tempat informasi yang dibutuhkan UMKM.

Akhir sambutan Ketum Iwapi Banyuwangi, jadilah diri yang bermanfaat dan bermartabat sebagai wanita.
“Mari bersama belajar, belajar dan belajar apapun bentuknya. Belajar bukan berarti harus tiap hari keluar rumah diluar jam kerja. Keluarga adalah hal utama bagi kita wanita. Keluarga adalah salah satu pintu menuju surga. Tujuan kita semua sama , ingin akhir hidup yang baik, bersama seluruh keluarga masuk surga, “harapnya. (Q’Nin)


Komentar