Malam penyelenggaraan “Gesah Pancasila” yang diselenggarakan KOPAT (Komunitas Osing Pelestari Adat Tradisi) bersama Pemerintahan desa Tamansuruh berjalan sangat meriah. Gesah Pancasila yang dimulai pukul 19.00 wib dengan mengambil tema : “Merajut Keberagaman Mewujudkan Ukhuwah Wathoniyah dan Ukhuwah Basyariyah” dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan sepatah kata sambutan dari lr. Wowok Meirianto selaku Ketua KOPAT yang memaparkan tentang “Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan KOPAT dan yang sedang dilaksanakan serta yang akan dilaksanakan”. Wowok juga menjelaskan tentang Visi dan Misi dari KOPAT yang tiada lain untuk membantu Pemerintah dalam membangun seni, budaya dan turut serta melestarikan adat tradisi suku Osing, suku suku lain dan juga etnis – etnis lainnya yang ada di Banyuwangi.

Acara Gesah Pancasila dilaksanakan di Pesantogan (tempat Gesah) dusun Wonosari desa Tamansuruh Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi-Jatim (Selasa, 31/05/2022).
Dengan selingan alunan suara angklung (musik khas wong Osing), acara Gesah Pancasila dilanjutkan mendengarkan pemaparan dari Teguh Eko Rahadi selaku Kepala desa Tamansuruh. Menurut Teguh
“Pancasila sebetulnya sudah ada sejak abad 14 dan ditulis dalam kitab Negara kertagama yaitu Bhinneka Tunggal Ika, “tutur Teguh.
Dan lebih lanjut masih Teguh “Kegiatan ini mari ke depannya kita jadikan sebagai embrio tanpa menghina dan mengolok olok orang/klompok lain, sehingga kerukunan antar suku dan etnis lain akan mudah tercipta khususnya di Banyuwangi, “ungkapnya.

Acara Gesah kemudian diisi Do’a Kebangsaan oleh Sanusi Marhaedi dan dilanjutkan menikmati hidangan nasi tumpeng serakat bersama-sama sambil beramah tamah.
Tepat pukul 20.00 wib, acara dilanjutkan dengan mendengarkan pemaparan Muhamad Lutfi, S.Sos, Msi (Key note Speaker) selaku Pjs. Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, yang menekankan akan pentingnya “Merajut harmoni, Merajut kerukunan dan saling menyayangi”.
Turut hadir dalam acara Gesah Pancasila Pjs Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, Kades Tamansuruh, Kades Glagah, Kades Olehsari, Ketua FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Kabupaten Banyuwangi, Ketua KOPAT, Ketua AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) Banyuwangi, Prof Kundofir, Prof Isfironi lewat webiner.
Acara Gesah Pancasila berjalan tertib dan juga diisi dengan tanya jawab dan sebelum acara ditutup, audien diajak menyanyikan lagu Padamu Negeri.
(Hariyanto)


Komentar