Puncak acara peresmian sekretariat KOPAT ( Komunitas Osing Pelestari Adat dan Tradisi ) Cabang Kecamatan Licin berlangsung meriah di Wisata Kedawung Winak, Desa Segobang, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Minggu, 17 Juli 2022.
Sebelum acara di Kedawung dilakukan pemecahan kendi berisi sekar setaman.
Ketua Kopat, Wowok Meirianto menuturkan
” Ini merupakan semangat untuk membangkitkan seni budaya serta adat tradisi khususnya bagi masyarakat yang ada di wilayah Desa Segobang Wilayah Kecamatan Licin, ” ungkapnya.
Menurutnya, upaya terus dilakukan Kopat demi untuk menjaga adat dan tradisi agar tetap lestari. Salah satunya Kopat menambah kantor cabangnya Di wilayah Kecamatan Licin. Semoga kantor cabang ini nantinya dapat menjadi wadah untuk masyarakat yang ingin menjaga dan mengembangkan adat tradisi dan budaya, ” urai Wowok.
Wowok Meirianto, Ketua Umum KOPAT, didampingi Teguh Eko Rahadi, SAB, Kepala Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Hari Purwanto Kepala Desa Segobang , AKP Dalyono Kapolsek Licin dan perwakilan dari Koramil Licin memecahkan kendi berisi sekar setaman, memberikan keterangan singkat terkait Sejarah berdirinya Komunitas Osing Pelestari Adat Tradisi (KOPAT) sekaligus Penyerahan SK KOPAT Cabang Licin Banyuwangi.

“Ini sudah beberapa Tahun mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Adat dan Tradisi Masyarakat Banyuwangi, seperti ketika Bayi Pertama kalinya diturunkan ke Tanah (Bahasa Osingnya Mudun Lemah), Perang Bangkat, ketika ada Sepasang Penganten yang baru dipertemukan sebelum Duduk di Pelaminan, Kosek Ponjen, biasanya mempelai yang bersangkutan, salah satunya Anak Bungsu, Labuh Singkal, Labuh Tandur, Labuh Gurit, Labuh Gampung dan lain sebagainnya, yang berkaitan dengan Ritual Pertanian. Namun baru Bulan November 2019, KOPAT diresmikan di Kediaman Usik Marhaendi , selaku Pendiri di Dusun Dukuh, Desa/Kecamatan Glagah. Dan baru 2021, Legalitas KOPAT dikeluarkan,” Terang Ketua Umum KOPAT, yang juga Owner (Pemilik) Waroeng Kemarang, Desa Tamansuruh Kecamatan Glagah, Banyuwangi.
Wowok Meirianto selaku ketua KOPAT menyampaikan,” Kami terus bergerak cepat dalam memgembangkan kantor cabangnya. Hari ini Licin, semoga ke depan bisa terus bekembang ke wilayah kecamatan di Banyuwangi,” ucapnya.
“Saat ini KOPAT sudah memilik Cabang di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Dan Alhamdulillah, Pemkab Banyuwangi sangat mendukung dengan kegiatan-kegiatan yang digelar oleh KOPAT,” imbuhnya.
Tujuan pengembangan cabang-cabang Kopat adalah mengembalikan, melestarikan, mempertahankan dan menyelamatkan adanya Kebudayaan, Seni, Adat dan Tradisi Kabupaten Banyuwangi, harap Wowok.
Dalam Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus dan 65 puluhan Anggota KOPAT, Fatah Yasin Noor, Aekanu Hariono dan Kjn. Ilham dari Dewan Kesenian Blambangan
Turut hadir dalam acara tersebut Plt.Kepala Kesbangpol Moch. Lutfi , Kapolsek Licin AKP Dalyono, Babinsa Segobang, Kepala Desa Segobang Hari Purwanto, H. Joni Subagyo mantan Ketua DPRD Banyuwangi, seluruh wilayah Banyuwangi serta beberapa komunitas dariseluruh wilayah Banyuwangi
Komunitas Osing Pelestari Tradisi ( KOPAT) kembali menggelar acara peresmian kantor cabangnya. Kali ini di Desa Segobang kecamatan Licin, setelah 2 bulan sebelumnya meresmikan Cabang Blimbingsari disusul Cabang Cluring.

Menurut Joko Purwosusanto yang ditunjuk sebagai ketua Kopat Cabang Licin, bahwa tempat Wisata Kedawung Winak adalah potensi wisata air yang perlu digarap serius. Wisata ini dikelola Pokdarwis di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.
“Air kalinya besar deras dan bersih. Sangat cocok untuk mereka yang hobi arung jeram, atau rafting, ” ujar Ketua Kopat Segobang, Licin Joko Purwopuspito.
Tambah Joko yang ditunjuk sebagai ketua Kopat Cabang Licin. Joko, menambahkan ”Hal ini mengingat pentingnya Kopat untuk terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga adat tradisi khususnya di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Dengan bergerak melebarkan sayapnya melalui kantor cabang di beberapa wilayah di kecamatan, termasuk sekretariat cabang Licin ini, ” ungkapnya.
Dengan berdirinya kantor KOPAT di Licin di harapkan mampu mewadahi adat tradisi yang ada di wilayah Kecamatan Licin. Nantinya, semua adat tradisi wilayah Licin akan terakomodir menjadi satu di kantor kopat Cabang Licin ini.
Sementara Moch. Lutfi , Plt. Kesbangpol menyatakan “Saya sangat merespon Positif dengan hadirnya KOPAT di Desa Segobang ini, karena KOPAT itu sendiri sebuah Organisasi Pelestari Adat dan Tradisi yang ada di Banyuwangi. Dengan begitu, Warisan Leluhur Kita benar-benar bisa Terjaga.
Kopat sebuah komunitas, keseniannya di bawah Kesbangpol, tentunya ada hal-hal yang harus diselaraskan , diserasikan diingat dan di hati-hati tidak ada akidah-akidah yang berbenturan, merajut harmoni, rukun akrab dan seduluran selawase. Selamat atas berdirinya Kopat cabang Licin . Apalagi di Desa Segobang ini sangat beragam Adat Tradisinya. Karena di Desa Segobang ini ada beberapa Suku, di antaranya ada Suku Osing, Jawa dan Suku Madura serta mungkin ada juga Suku yang lain. Akan tetapi sejauh ini Solidaritas di antara Mereka benar-benar Terjaga,” tambahnya.
“Semoga dengan hadirnya cabang KOPAT di Licin ini ke depannya pelestarian seni, adat dan tradisi lebih merata khususnya di wilayah Banyuwangi selatan.,” harapnya
Dan kedepannya KOPAT bisa memiliki Cabang di setiap Kecamatan yang ada di Banyuwangi ini, “pungkas Lutfi.(Ilham Triadi)


Komentar