BANYUWANGI – Nur Wahid (49), asal Dusun Krajan, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar ditemukan meninggal dunia tergeletak didepan warung gorengan dan dikerumuni warga.
Kapolsek Srono AKP Junaidi membenarkan temuan seorang meninggal tergeletak didepan warung gorengan, kejadian itu sekitar pukul 06.50 wib, masuk wilayah Dusun Krajan Wetan, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono.
“Benar mas,, pagi tadi. Korban memakai celana panjang warna abu abu dan baju warna hitam merah bertuliskan CAESAR Transport,” terangnya.
Sebelumnya, korban sempat bertutur sapa dengan Harsono (50), warga sekitar. Ternyata mereka saling kenal dan pernah bekerja seprofesi sebagai sopir Dam Truk.
Korban saat itu sedang tiduran dikursi panjang tempat warung gorengan yang saat itu belom buka, ketika Harsono hendak kepasar menghidupkan motor, korban terbangun.
Korban juga sempat bertegur sapa dan bersalaman, korban bercerita bahwa dirinya baru saja datang dari Pulau Bali.
Tak lama setelah berdua ngobrol, Harsono berpamitan hendak ke pasar Turi. Kurang lebih 30 menit Harsono kembali pulang dan dilihatnya korban sudah tergeletak dengan posisi tengkurap didepan warung gorengan.
Selain Harsono warga lain yang mengetahui berdatangan melihat dan kondisi korban sudah meninggal. Lalu Harsono memanggil Kepala Dusun setempat dan menghubungi Polsek Srono.
Selang waktu yang singkat, anggota Polsek Srono datang kelokasi, petugas menemukan tas yang diduga milik korban, didalamnya terdapat kartu identitas korban.
Setelah itu petugas Polsek yang memeriksa menghubungi pihak medis dari Puskesmas Wonosobo untuk dilakukan pemeriksaan guna penyebab kematian korban.
Kapolsek menambahkan,” setelah dari lokasi korban kita periksa dan menemukan tas warna pink dan isinya kartu identitas korban. Selain itu, didahi korban terdapat luka kurang lebih 1 cm. diduga akibat terjatuh dari kursi dan membentur benda keras.” Ungkap Junaidi.
Dari Puskesmas Wonosobo korban dibawa ke RSUD Genteng guna pemeriksaan lebih lanjut. (Jaenudin//JN).


Komentar