oleh

BOT#4 PBI di Balai Diklat PNS Licin Dibuka Pejabat Teladan

Business Owner Training (BOT) ke-4 yang digerakkan Pesantren Bisnis Indonesia (PBI) digelar di Balai Diklat ASN, Licin, Banyuwangi, Jumat-Minggu (23-25/9/2022) dikuti 200 orang dari berbagai kota se Jawa,Medan dan Gowa.Ada juga narasumber Magnet Rejeki Taufan Dibri Jabil asal Balikpapan.

Ketua Panitia, Yulianto, SE sampaikan bahwasannya PBI punya motto Profesinya Pengusaha Kerjaannya Menolong Orang. Jadi BOT tak ajari tehnis tips pengusaha dan managemen tapi tegakkan tauhid, silaturahmi, mohon ampun segala dosa dan membuka pintu langit di sepertiga malam. Ditambahkan oleh Ust Yulianto dari PBI Pusat bagaimana mau ZISWAK yaitu Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf.

“Selamat para peserta yang digerakkan Allah untuk ikuti BOT ini. Terima kasih pada panitia,relawan,dermawan dan narasumber yang ikhlas mohon Ridho memuliakan semua. Dan kami ingin Istana Negara juga diisi banyak yang dapat hidayah dan maunah Allah, ” Harapnya sambil sebut alumni sudah 9.800 orang dan 2 pekan lagi akan mencapai 10.000 dengan BOT #5 yang akan digelar di Ponpes Syaichona Cholil Bangkalan. BOT ini bangun bisnis…bangun keluarga..bangun ummat dan bangsa dalam satu tarikan nafas.

Setelah sempat menyimak materi Ust Fuad S.Yahya yang sampaikan kerja bareng gotong royong, bahagia bareng dan masuk surga bareng, Asisten Sekda bidang pemerintahan Drs. H. Arif Setyawan, MM yang wakili Bupati sampaikan keberhasilan Banyuwangi juga karena superti minimalkan ego sentris hingga kesuksesan dan penghargaan itu milik senua, seluruh staf SKPD maupun ragam elemen masyarakat.

“Jagoan tani, festival agrobisnis dan pengembangan UMKM dibidang pariwisata juga siapkan SDM dibidang wirausaha termasuk peran desa adakan ragam pelatihan. Karenanya Pemkab Banyuwangi mendukung kegiatan ini, ” ungkap mantan Kadis Pertanian ini seraya bersyukur 2 putranya mulai ghirah pelajari agama serta beliau kini Golongan IV-D karena bonus sebagai pejabat teladan saat diklat yang diikuti 1.200 pejabat eselon 2 se Indonesia.

Sementara itu setelah ikuti materi dari  Dani Kurniawan dan M. Anton Subekhi yang asal Jateng, diantara 17% peserta lokal Banyuwangi merasa bersyukur bisa ikuti acara yang luar biasa keren ini.Pesertanya masya Allah, gratis full termasuk narasumber tidak mendapat fulus angpau.

“Disamping tingkatkan ketaqwaan dan tawakkal,bangkitkan quantum bawa sadar untuk positif ke orang lain maupun bisa intropeksi ke diri.Dan ragam masalah yang membuat stres jadi plong. Tentunya materi hari ke-2 oleh Ust Arif dan segenap narasumber yang bekali keluarga samawa, menjadi kunci untuk hindari riba, utang jadi amanah serta kian sosial ke sesama, ” tutur manager Si Diawangi Banyuwangi Sinergi Media yang usaha advertising, EO dan digital marketing ini.(Bung Aguk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *